Natal dan Tahun Baru di Bali
Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru Diprediksi 2-3 Januari 2026, Ini Peringatan BMKG
Arus balik wisatawan yang sebelumnya berkunjung ke Bali diprediksi bakal mengalami puncaknya pada 2-4 Januari 2026.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
“Posisi jarak terdekat bulan dengan bumi yang terjadi pada 2 Januari 2026, serta bulan Purnama pada 3 Januari 2026. Kombinasi kedua fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut di beberapa wilayah pesisir Bali,” jelas Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III, Rabu (31/12/2025).
Wilayah yang berpotensi terdampak pasang maksimum meliputi pesisir selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, pesisir selatan Klungkung, pesisir selatan Karangasem, serta pesisir selatan Jembrana.
BMKG menyebutkan, potensi banjir pesisir (rob) di masing-masing wilayah dapat terjadi pada waktu yang berbeda, baik hari maupun jam kejadiannya.
Dampak pasang maksimum ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah pesisir dan pelabuhan, seperti kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, serta kegiatan tambak garam dan perikanan darat.
Sehubungan dengan hal tersebut, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut.
BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan maritim terkini melalui kanal resmi BMKG, baik melalui layanan informasi Balai Besar MKG Wilayah III, laman resmi BMKG, media sosial, maupun aplikasi mobile INFO BMKG.
Peringatan dini ini dikeluarkan sebagai upaya mitigasi guna meminimalkan risiko kerugian dan dampak yang ditimbulkan akibat pasang maksimum air laut. (*)
Berita lainnya di Arus Mudik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Aktivitas-di-Pelabuhan-Gilimanuk-Jembrana1.jpg)