LSD di Bali
KASUS LSD Sebabkan 6 Desa Lockdown, 28 Ekor Sapi di Jembrana Kena, 4 Ekor Sapi Mati, Simak Beritanya
Hal ini karena ditemukan kasus penyakit Lumpy Skin Desease (LSD) atau penyakit kulit benjol ditemukan pada ternak sapi.
Sugiarta mengimbau ke seluruh peternak agar segera melaporkan jika memiliki ternak yang menunjukkan gejala penyakit kulit bentol ini. Segera melaporkan ke petugas Medikvet terdekat untuk segera mendapat edukasi bahkan hingga penanganan.
“Jika ada ternak menunjukkan gejala (LSD) segera lapor untuk mencegah penularan lebih luas. Peternak juga kami imbau untuk menjaga kebersihan kandang disertai penyemprotan insektisida dan desinfektan mencegah vektor seperti nyamuk dan lalat menularkan penyakit tersebut,” tandasnya.
Klungkung Waspada
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Klungkung meminta para peternak sapi meningkatkan kewaspadaan menyusul ditemukannya kasus penyakit LSD di Bali. Meski demikian, hingga saat ini Klungkung dipastikan masih bebas dari laporan kasus LSD pada ternak sapi.
Kepala Distan Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Juanida mengatakan, berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian Provinsi Bali, penyakit LSD terdeteksi di Kabupaten Jembrana. Kondisi tersebut menjadi peringatan dini bagi daerah lain, termasuk Klungkung, agar memperketat pengawasan lalu lintas ternak.
“Di Klungkung sampai saat ini belum ada laporan kasus LSD pada sapi. Mudah-mudahan tidak ada. Namun petani tetap kami minta waspada, terutama saat mendatangkan bibit sapi dari luar daerah,” ujar Juanida, Rabu (14/1).
Juanida menjelaskan, LSD merupakan penyakit pada sapi yang disebabkan oleh virus. Gejala yang paling mudah dikenali adalah munculnya bentol-bentol pada kulit sapi. Meski tingkat kesembuhan penyakit ini tergolong tinggi, LSD dapat menimbulkan dampak ekonomi karena menyebabkan cacat pada kulit ternak, sehingga menurunkan nilai jual sapi.
Juanida menambahkan, pencegahan LSD salah satunya dapat dilakukan melalui vaksinasi saat ternak dalam kondisi sehat. Namun saat ini, vaksin LSD belum tersedia di Bali. Oleh karena itu, upaya pencegahan difokuskan pada pengendalian penyebaran virus.
“Penyebaran LSD terjadi melalui vektor, salah satunya lalat. Karena itu, peternak kami imbau rutin melakukan desinfeksi serta menjaga kebersihan kendang,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Distan Klungkung telah menurunkan tim ke sejumlah kelompok ternak untuk melakukan sosialisasi. Peternak diminta lebih selektif dalam membeli bibit sapi, terutama dari wilayah yang terindikasi terjangkit LSD, serta meminimalkan lalu lintas keluar masuk ternak.
“Kami sudah sampaikan kepada petani agar meningkatkan kewaspadaan. Informasi tentang penyakit ini sudah kami sosialisasikan agar risiko penularan bisa ditekan,” kata Juanida. (mpa/mit)
Badung Perketat Biosekuriti
Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau yang lebih dikenal dengan penyakit kulit berbenjol pada hewan khususnya sapi masih menjadi ancaman, terutama setelah ditemukan di Kabupaten Jembrana.
Untuk mengantisipasi hal itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, mengimbau para peternak sapi untuk meningkatkan kewaspadaan.
Semua peternak di Badung diminta untuk tetap melaksanalan disiplin vaksinasi, menjaga kebersihan kandang, serta menerapkan biosekuriti secara ketat.
Wijana menegaskan, LSD merupakan penyakit hewan menular strategis yang belum memiliki pengobatan spesifik, sehingga pencegahan menjadi langkah utama dalam pengendalian penyakit tersebut.
“LSD belum ada obatnya. Karena itu pencegahan harus diperkuat, mulai dari vaksinasi, kebersihan kandang, hingga pengendalian lingkungan. Tapi hingga saat ini di Badung belum ditemukan kasus LSD ini,” ujar Wijana, Selasa (14/1).
| Lalulintas Ternak Sapi dan Kerbau di Jembrana Diperketat, Pemulihan Pasca Diserang LSD |
|
|---|
| HANYA Kecamatan Pekutatan Tak Ada Suspek LSD, Baru 456 Ekor Ternak Warga Terima Vaksinasi |
|
|---|
| TAMBAHAN Dosis Khusus untuk Zona Tertular LSD, Masih Jauh Kurang Dari Total Estimasi Populasi |
|
|---|
| Kasus LSD, Jembrana Bali Dapat Tambahan 3.940 Dosis Vaksin, Kurang Dari Total Estimasi Populasi |
|
|---|
| BATAL Lockdown di Buleleng, 3 Sapi LSD Sembuh, Ini Kata Dinas Peternakan! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sejumlah-sapi-yang-akan-dijual-di-Pasar-Hewan-Beringkit.jpg)