Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Belasan Atap Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Jembrana, Warga Diminta Waspada

masyarakat diimbau agar tetap waspada dan hati-hati terhadap potensi bencana dampak cuaca ekstrem.

Tayang:
Istimewa
Kondisi rumah warga Banjar Anyar Tengah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana usai diterjang angin puting beliung, Minggu 18 Januari 2026 malam. Belasan Atap Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Jembrana, Warga Diminta Waspada 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sebanyak 14 atap rumah warga Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, alami kerusakan, Minggu 18 Januari 2026 sore.

Adalah dampak cuaca ekstrem diterjang angin puting beliung. Beruntung, peristiwa tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian material saja.

Selain puting beliung, juga terjadi pohon perindang Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk yang tumbang hingga sebabkan kemacetan.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WITA. Yang mana saat itu, wilayah Jembrana sedang terjadi cuaca ekstrem.

Baca juga: Terimbas Cuaca Ekstrem Jalan Juuk Bali-Penatahan Putus Total, Warga Berharap Penanganan Cepat

Angin puting beliung kemudian menerjang wilayah Banjar Anyar Tengah di Desa Penyaringan.

"Ada 14 KK yang terdampak angin puting beliung kemarin," jelas Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra saat dikonfirmasi, Senin 19 Januari 2026.

Dia menyebutkan, sesuai hasil kaji cepat tim di lapangan, kerusakan yang diakibatkan cuaca ekstrem tersebut didominasi atap genting rumah berjatuhan.

Kemudian juga ada kerusakan atap kamar mandi hingga atap bale dangin, namun masih dalam kategori kerusakan ringan. Peristiwa mengakibatkan kerugian sekitar Rp3,1 juta.

"Sebagian besar sudah ditangani secara mandiri. Tapi tetap dibantu juga diberikan terpal sebagai antisipasi," ungkapnya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati terhadap potensi bencana dampak cuaca ekstrem.

Sebab, belakangan ini cuaca ekstrem menyebabkan bencana seperti pohon tumbang, angin puting beliung, banjir dan lainnya.

"Kami mohon untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dampak cuaca ekstrem," imbaunya.

Kumpulan Artikel Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved