Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Kerugian Dampak Cuaca Ekstrem di Jembrana Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Kerugian Dampak Cuaca Ekstrem di Jembrana Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Tayang:
Tidak Ada/istimewa
Salah satu titik lokasi bencana alam dampak cuaca ekstrem yang terjadi di Desa Yehembang , Kecamatan Mendoyo, Jembrana, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kerugian material dampak bencana alam di Jembrana selama Januari 2026 ditaksir mencapai ratusan juta.

Sebab, dalam sebulan tercatat ada puluhan kejadian bencana dampak cuaca ekstrem yang terjadi mulai dari banjir, angin puting beliung, gelombang tinggi, pohon tumbang dan tanah longsor.

Bahkan, salah satu peristiwa bencana karena angin puting beliung ditaksir menyebabkan kerugian hingga Rp40 Juta lebih. 

Menurut Kabid Rekontruksi dan Rehabilitasi, BPBD Jembrana, I Made Sapta Budiarta, pihaknya terus melakukan asesmen ke sejumlah lokasi terdampak bencana. Selama Januari 2026 lalu, bencana alam yang terjadi karena dampak cuaca ekstrem. Mulai dari angin puting beliung, banjir, gelombang tinggi dan lainnya.

Baca juga: Disidak Pansus TRAP DPRD Bali, BTID Tegaskan Luasan Lahan Hanya 62,14 HA

"Ada puluhan titik terjadi bencana kami sudah asesmen terkait kebutuhan dasar dan juga taksiran kerugian material nya," jelas Sapta saat dikonfirmasi, Selasa 3 Pebruari 2026. 

Doa menyebutkan, hingga saat ini total sudah ada 4 proposal yang sudah masuk ke BPBD Jembrana. Empat proposal tersebut akibat cuaca buruk terutama angin puting beliung. Rencananya, ada dua proposal yang diajukan menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi dan dua lainnya diajukan ke Pemkab Jembrana.

Baca juga: Sampah Disoroti Prabowo, Wabup Klungkung Tjok Surya: Bersih Pantai Untuk Merawat Bumi

"Untuk yang diajukan ke provinsi itu dampak bencana yang sampai mengakibatkan kerusakan kategori sedang hingga berat dengan kerugian puluhan juta. Salah satunya bangunan bangsal di Desa Yehembang. Kerugiannya mencapai sekitar Rp40 Juta," ungkapnya.


Jika direkap secara keseluruhan, kata dia, atau selama Januari 2026, kerugian materialnya mungkin hingga ratusan juta.


"Selian itu ada rumah terdampak puting beliung kerusakannya cukup parah dan  kerugiannya mencapai belasan juta," imbuhnya.

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved