Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Kumpulkan 1,5 Ton Sampah Pemudik di Gilimanuk, Hanya Bersihkan Kawasan Terminal Kargo

Kumpulkan 1,5 Ton Sampah Pemudik di Gilimanuk, Hanya Bersihkan Kawasan Terminal Kargo

Tayang:
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana saat pelaksanaan bersih-bersih sampah dampak dari antrean kendaraan arus mudik di sekitar kawasan Terminal Kargo Gilimanuk, Jembrana, Selasa 17 Maret 2026. Petugas Kumpulkan 1,5 Ton Sampah Pemudik Di Terminal Kargo Gilimanuk Bali, Didominasi Sampah Plastik 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satu per satu sampah yang ada di kawasan sekitar Terminal Kargo Gilimanuk dipungut petugas Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa 17 Maret 2026. Sebab, lokasi ini menjadi areal buffer zone atau tempat Penyekatan kendaraan sebelum menuju Pelabuhan Gilimanuk. 

Menurut pantauan, selain membawa peralatan sapu dan karung, juga mengerahkan satu kendaraan Viar untuk pengangkutan sampah. Satu per satu sampah yang berhasil dipungut kemudian dikumpulkan dan dimasukkan ke karung dan ditampung di kendaraan tersebut untuk selanjutnya dikumpulkan dan dibawa ke TPA Peh ketika situasi arus lalulintas sudah normal. 

Baca juga: Pemudik Tak Keburu Menyeberang Saat Nyepi, Shelter di Gilimanuk Bali Bisa Jadi Tempat Singgah

"Kami perangkat lurah termasuk PKK dan petugas kebersihan melakukan pembersihan di kawasan kantor parkir pemudik," jelas Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma saat dikonfirmasi, Selasa 17 Maret 2026. 

Menurutnya, kegiatan pembersihan sangat penting dilakukan saat arus mudik ini. Mengingat volume sampah yang ditimbulkan saat terjadi antrian kendaraan sangat tinggi. Total, sedikitnya ada 1,5 ton sampah yang didominasi sampah plastik.

Baca juga: Arus Mudik Padat, 309.135 Orang Tinggalkan Bali via Pelabuhan Gilimanuk

"Prediksi kita mungkin akan lebih banyak dibandingkan tahun lalu jika melihat intensitas kendaraan saat ini," jelasnya. 


"Hari pertama ini, kita berhasil kumpulkan 1,5 ton sampah yang didominasi plastik," imbuhnya. 


Disinggung mengenai langkah selanjutnya, Tony mengakui sampah yang berhasil dikumpulkan bakal ditempatkan di satu titik untuk selanjutnya diangkut truk sampah DLH dibawa ke TPA Peh. 


"Saat ini kita kumpulkan di satu titik. Karena situasi arus lalulintas masih ada kemacetan, sehingga truk belum bisa mengambilnya. Nanti akan diangkut menuju TPA Peh," sebutnya. 


Kapan pembersihan secara keseluruhan sampah hasil arus mudik ini? Tony mengakui akan dilakukan setelah periode arus mudik ini selesai. Pembersihan akan melibatkan tim gabungan agar semua wilayah bisa tersentuh pembersihan. 


"Nanti kita akan lakukan pembersihan secara bertahap untuk mengembalikan wilayah Gilimanuk dari sampah ini. Karena kita ketahui, antrian panjang sangat memicu peningkatan volume sampah," tandasnya. 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved