Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Arus Mudik

Waspada Hipnotis! Kapolres Karangasem Ingatkan Pemudik Hindari Pakai Perhiasan Mencolok

Waspada Hipnotis! Kapolres Karangasem Ingatkan Pemudik Hindari Pakai Perhiasan Mencolok

Tribun Bali/istimewa
Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, Kamis (12/3/2026). ist 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, mengingatkan masyarakat yang akan mudik atau pulang kampung agar selalu meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. 

Selain mematuhi aturan lalu lintas, pemudik juga diminta berhati-hati terhadap potensi tindak kriminal seperti pencurian, penjambretan hingga pembiusan.

Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, mengatakan para pemudik harus tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan di jalan. 

Baca juga: Polres Jembrana Siapkan 3 Skema Lalulintas Saat Arus Mudik 2026, Pemudik Diminta Mudik Lebih Awal

Pengendara sepeda motor diimbau menggunakan helm, jaket, serta tidak membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan.

“Bagi yang menggunakan mobil agar selalu menggunakan sabuk pengaman dan tidak menaruh barang di atas kap mobil karena berpotensi jatuh dan membahayakan pengendara lain,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Pedagang di Denpasar Diminta Bawa Sampah Pulang, Karcis Sampah Dihentikan

Selain keselamatan perjalanan, masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik juga diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman. 


Ia mengingatkan agar pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik, serta memastikan instalasi listrik, air, dan regulator gas dalam kondisi aman untuk mencegah kebakaran.


“Pastikan listrik yang tidak diperlukan dimatikan, regulator gas dicabut, serta saluran air diperiksa agar tidak terjadi korsleting atau hal lain yang bisa memicu kebakaran,” jelasnya.


Kapolres juga menyarankan masyarakat yang meninggalkan rumah dalam waktu lama agar menitipkan rumah kepada tetangga yang dipercaya atau melapor kepada aparat setempat. Dengan begitu, petugas dapat melakukan patroli secara berkala di kawasan perumahan yang ditinggalkan penghuninya.


Selain itu, pemudik diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang tidak dikenal selama perjalanan, baik di kapal, bus, maupun kendaraan travel. Ia mengingatkan agar tidak mudah menerima makanan atau minuman dari orang yang baru dikenal.


“Sering kami menerima laporan kasus pencurian, penjambretan hingga pembiusan. Jika bertemu orang tidak dikenal di perjalanan, jangan mudah menerima makanan atau minuman karena kita tidak tahu isinya. Hal tersebut bisa menyebabkan korban kehilangan kesadaran dan barang-barangnya dibawa kabur,” katanya.


Kapolres juga mengingatkan pemudik agar tidak menggunakan barang berharga atau perhiasan yang mencolok saat bepergian karena dapat memancing niat pelaku kriminal.


“Jika mudik, sebaiknya tidak menggunakan barang atau perhiasan mencolok. Hal itu dapat memancing niat pelaku kejahatan,” tandasnya. (Mit)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved