Berita Klungkung
Konsolidasi Akar Rumput, 1.219 Kader PDIP Klungkung Ditarget Dongkrak Suara Pada 2029
Kader harus menjadi figur yang memberi contoh, menjauhi praktik korupsi, serta tidak terlibat dalam aktivitas yang merusak kepercayaan publik.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Konsolidasi politik hingga level terbawah terus diperkuat PDI Perjuangan di Bali.
Hal ini terlihat dari pengukuhan 1.219 pengurus partai di Kabupaten Klungkung yang mencakup struktur PAC, ranting hingga anak ranting untuk masa bakti 2025–2030, Sabtu 28 Maret 2026.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, dalam sebuah agenda yang sekaligus menjadi penegasan arah gerak partai ke depan, khususnya dalam memperkuat basis organisasi di tingkat akar rumput.
Dalam arahannya, Koster menekankan bahwa struktur paling bawah memiliki peran strategis sebagai penggerak utama partai di tengah masyarakat.
Baca juga: 4.571 Pengurus PDIP hingga Tingkat Dusun Buleleng Dikukuhkan, Koster Bicara Agenda Politik ke Depan!
Ia menyebut, keberadaan pengurus di tingkat lokal bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan kunci dalam menjaga soliditas dan memastikan program partai menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
"Pemilu nanti (PDIP) harus menang lagi di Klungkung. Harus ada peningkatan suara pada Pemilu 2029 nanti," tegas Koster.
Menurutnya, penguatan struktur ini juga harus berjalan seiring dengan nilai-nilai lokal Bali.
Koster kembali menegaskan pentingnya menjaga konsep Sad Kerthi sebagai fondasi dalam menjalankan peran politik, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain itu, ia mendorong kader untuk aktif terlibat dalam berbagai isu strategis daerah, mulai dari perlindungan lingkungan, penguatan ekonomi berbasis lokal, hingga membantu masyarakat rentan.
“Peran kader harus nyata di masyarakat, bukan hanya hadir saat momentum politik,” tegasnya.
Tak hanya bicara soal peran, Koster juga mengingatkan pentingnya integritas kader.
Ia menyinggung pesan Sukarno tentang “Jasmerah” atau jangan melupakan sejarah, sebagai pengingat agar kader tetap berpegang pada nilai perjuangan partai.
Ia menegaskan, kader harus menjadi figur yang memberi contoh, menjauhi praktik korupsi, serta tidak terlibat dalam aktivitas yang merusak kepercayaan publik.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menjelaskan bahwa ribuan pengurus yang dikukuhkan terdiri dari berbagai tingkatan struktur partai, mulai dari DPC, PAC, hingga anak ranting yang tersebar di seluruh desa dan banjar di Klungkung.
Dengan formasi tersebut, ia optimistis kekuatan organisasi partai di Klungkung semakin solid dan siap bergerak dalam satu komando. (mit)
Kumpulan Artikel Klungkung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Konsolidasi-Akar-Rumput-1219-Kader-PDIP-Klungkung-Ditarget-Dongkrak-Suara-Pada-2029.jpg)