Tidak Diizinkan Masuk Kamar, Gede Dedi Nekat Bakar Indekos Saat Sang Pacar Berada Dalam Kamar

Karena tidak berhasil masuk dan menemui saksi korban, kemudian terdakwa dengan sengaja menumpahkan tanah dan minum beralkohol ke kamar kos pacarnya

Tidak Diizinkan Masuk Kamar, Gede Dedi Nekat Bakar Indekos Saat Sang Pacar Berada Dalam Kamar
Ilustrasi kebakaran 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- I Gede Dedi Setiawan (18) menyesali dan mengakui terus terang jika dirinya telah membakar kamar kos milik Um Hayati alias Umay Saroh (saksi korban sekaligus pacar terdakwa).

Terdakwa yang bekerja sebagai karyawan di restoran ini pun memohon kepada majelis hakim agar dijatuhi hukuman ringan.

Demikian disampaikan terdakwa I Gede Dedi melalui pembelaan lisannya, menangapi tuntutan pidana satu tahun dan enam bulan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (14/5) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Baca: TAK DISANGKA! Begini Cara Wanita Ini Ajak 4 Anaknya Jadi Pelaku Bom 3 Gereja di Surabaya

Baca: Foto Wanita Bercadar Viral, Polisi Telah Datangi Rumahnya di Kawasan Denpasar Ini

Baca: Roy Kiyoshi Tiba-tiba Histeris Ketika Berada Disamping Lucinta Luna, Bakar Itu

Tak hanya terdakwa, penasihat hukumnya yakni Dody Arta Kariawan juga mengajukan pembelaan lisan.

Intinya, dipaparkan Dody bahwa terdakwa mengaku menyesali perbuatannya, masih muda, dan belum pernah dihukum sebelumnya.

"Saya menyesal yang mulia. Saya dari keluarga tidak mampu. Saya juga ada keinginan untuk ikut Kejar Paket karena sebelumnya putus sekolah," pinta terdakwa Gede Dedi kepada majelis hakim pimpinan IGN Putra Atmaja.

Terhadap pembelaan, baik dari terdakwa dan penasihat hukumnya, Jaksa Kadek Wahyudi Ardika langsung menanggapi dan menegaskan tetap pada tuntutannya.

Pun, kembali menanggapi, penasihat hukum terdakwa menyatakan tetap pada pembelaan lisannya.

Usai saling menanggapi sidang pun ditunda, dan kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim.

Sementara dalam surat tuntutan, Jaksa Kadek Wahyudi menyatakan, terdakwa asal Karangasem yang tinggal di Kerobokan, Badung ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembakaran, sebagaimana diancam dalam Pasal 187 ke-1 KUHP sesuai dakwaan kedua jaksa penuntut.

Dalam dakwaan kedua disebutkan, bahwa terdakwa dengan sengaja menimbulkan kebakaran yang dapat mengakibatkan bahaya umum bagi barang.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help