Asyik Jadi Bandar Kocokan Di Poskambling, Oknum PNS Ditangkap

Seorang Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) diamankan Polsek Petang, lantaran telah menjadi Bandar judi Kocokan di sebuah Poskamling

Asyik Jadi Bandar Kocokan Di Poskambling, Oknum PNS Ditangkap
Humas Polres Badung
Barang bukti penangkapan hasil judi kocokan di Banjar Samuan , Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, (2/1/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Seorang Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) diamankan Polsek Petang, lantaran telah menjadi Bandar judi Kocokan di sebuah Poskamling di Banjar Samuan, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Pelaku yang diketahui bernama I Wayan Pastika (54) ini diamankan pada Minggu (2/1/2019) lalu sekitar pukul 22.30 wita.

Saat itu, sekitar pukul 21.00 Wita tim Opsnal Polsek Petang mendapat informasi dari masyarakat sekitar bahwa di wilayah Samuan Petang sering digelar judi jenis Kocokan.

Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya unit reskrim Polsek petang melakukan penyelidikan dan menemukan pelaku sedang menggelar permainan judi jenis kocokan di Poskamling, Banjar Samuan Kangin, Desa Carangsari.

Kapolres Badung, AKBP Yudith Satriya Hananta S.I.K membenarkan hal tersebut.

Baca: Penjudi Sabung Ayam Tobat Gara-gara Kalah dan Diejek Temannya

Baca: Curi Motor Teman Sendiri, Yoga Gadai Motor untuk Judi dan Mabuk-mabukan

Baca: DPRD Bali Tegaskan Tak Akan Melegalkan Judi Sabung Ayam

Bahkan ia mengatakan pelaku merupakan seorang PNS.

"Menurut warga, pelaku sering menggelar judi kocokan di Poskamling," ujarnya Jumat (4/1/2019).

Dari pengamanan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah perlak warna merah berisikan gambaran pasangan, satu set alat kocok dadu berupa ember warna merah beserta dengan alas/talam-nya, tiga buah mata dadu yang berisi gambar, 28 lembar kartu jenis domino, uang tunai sebesar Rp.806.000 dan buah tas Elie paris warna merah.

"Pelaku memang diamankan minggu lalu. Tapi kami masih melakukan introgasi terhadap pelaku dan beberapa saksi-saksi. Sehingga bisa dilakukan proses hukum lebih lanjut," tungkasnya (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved