Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk Tewaskan Luh Kadek Sasih, Diduga Karena Human Error

Saat hendak di TKP, kondisi jalan lurus dan datar, hingga di TKP keadaan jalan tanjakan landai dan tikungan tajam.

Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk Tewaskan Luh Kadek Sasih, Diduga Karena Human Error
Humas Polres Jembrana
Sebuah kecelakaan terjadi di wilayah Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk Kilometer 110-111 Dusun Tetelan Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali. Luh Kadek Ayu Sasih Dwiyanti (21) meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, Selasa (15/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Kecelakaan antara kendaraan roda empat dengan kendaraan roda dua, di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk kilometer 110-111 Dusun Tetelan Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, diduga karena faktor human error pengemudi.

Akibat dari kecelakaan itu, Luh Kadek Ayu Sasih Dwiyanti (21) meninggal dunia.

Nasrudin (51) tinggal di Gilimanuk, Melaya, Jembrana yang mengendarai mobil Toyota kijang nopol DK 1533 FK kini masih diperiksa polisi.

Kasatlantas Polres Jembrana, AKP Yoga Widiatmoko menuturkan, kecelakaan terjadi saat Nasrudin sekitar pukul 06.00 Wita melajukan kendaraannya di sekitaran TKP dari arah Gilimanuk menuju ke Denpasar.

Saat hendak di TKP, kondisi jalan lurus dan datar, hingga di TKP keadaan jalan tanjakan landai dan tikungan tajam.

Kemudian, Nasrudin melajukan mobilnya dan mengambil jalur kanan.

"Dari arah berlawanan ada korban yang juga melajukan motornya," ucap Yoga, Selasa (15/1/2019).

Tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Yoga mengakui, bahwa kecelakaan ini adalah akibat dari kendaraan roda empat yang mengambil jalur kanan dimana itu adalah jalur dari pengendara motor.

Dan dugaan memang pengendara roda empat kurang berhati-hati saat mengemudikan mobilnya.

"Korban meninggal dunia di TKP akibat peristiwa ini," jelasnya.

Akibat kecelakaan itu, sambung Yoga, mobil Nasrudin penyok di bagian depan.

Kemudian, spion kanan patah, ban depan kanan pecah, kaca depan kanan retak, kerugian materiil diperkirakan Rp 5 juta.

Kemudian, motor korban mengalami ringsek dari depan hingga belakang.

Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Korban pun mengalami luka di bagian kepala akibat benturan keras, pinggul dan paha kirinya pun patah.

Kaki juga mengalami luka.

"Untuk korban sudah kami hubungi keluarganya. Sedangkan, kasus ini masih dalam penyidikan kami," jelasnya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved