Korsleting Mesin, Eskavator Senilai Rp 200 Juta Terbakar di Dauh Waru Jembrana

Sebuah alat berat mengalami kebakaran. Eskavator atau backhoe itu terbakar karena korsleting pada mesin alat berat tersebut.

Korsleting Mesin, Eskavator Senilai Rp 200 Juta Terbakar di Dauh Waru Jembrana
dok humas Pemadam Kebakaran Jembrana
Petugas pemadam kebakaran Jembrana berusaha memadamkan eskavator yang terbakar, Senin (21/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sebuah alat berat mengalami kebakaran. Eskavator atau backhoe itu terbakar karena korsleting pada mesin alat berat tersebut.

Tak lama Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana pun melakukan pemadaman.

Kebarakan pada alat berat itu terjadi sekitar pukul 11.10 Wita, Senin (21/1/2019) siang.

Kebakaran membuat petugas pemadam harus bergerak cepat untuk memadamkan api. Beruntungnya, tidak sampai setengah jam, atau sekitar pukul 11.45 Wita, api dapat dikuasai.

Baca: Malam Ini Wilayah Mendoyo Jembrana dan Sekitarnya Diprediksi Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat

Informasi yang dihimpun, backhoe ini milik dari Basuki Widodo (53) yang menjadi kontraktor untuk sebuah proyek.

Dugaan penyebab sementara ialah korsleting listrik pada mesin sehingga terjadi kebakaran. Pemilik sendiri, mengalami kerugian materiil sekitar Rp 200 juta.

Kepala Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jembrana, I Putu Pranajaya, menyatakan, pihaknya menerjunkan, dua armada PMK bersama danton, PMK, dua komandan regu ke lokasi kejadian.

"Sekitar dua tangki dari dua mobil pemadam untuk memadamkan api," jelasnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved