Seberapa Mujarab Khasiat Kotoran Lembu Taro? Ini Penjelasan Kelian Adat Taro Kaja

Puluhan lembu putih di Desa Pakraman Taro, Tegalalang, keberadaannya tak hanya sebagai hewan yang dilestarikan.

Seberapa Mujarab Khasiat Kotoran Lembu Taro? Ini Penjelasan Kelian Adat Taro Kaja
TRIBUN BALI/I WAYAN ERI GUNARTA
Puluhan lembu putih di Desa Pakraman Taro, Tegalalang, keberadaannya tak hanya sebagai hewan yang dilestarikan. Namun ada juga meyakini, kotoran, air liur, keringat hingga air seni lembu ini, dapat mengobati. Tetapi, terkait khasiatnya dalam menyembuhkan, hingga saat ini menjadi tanda tanya. 

Seberapa Mujarab Khasiat Kotoran Lembu Taro? Ini Penjelasan Kelian Adat Taro Kaja

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Puluhan lembu putih di Desa Pakraman Taro, Tegalalang, keberadaannya tak hanya sebagai hewan yang dilestarikan.

Namun ada juga meyakini, kotoran, air liur, keringat hingga air seni lembu ini, dapat mengobati.

Tetapi, terkait khasiatnya dalam menyembuhkan, hingga saat ini menjadi tanda tanya.

Namun tak sedikit warga yang pernah menggunakan hal tersebut untuk obat, datang kembali ke Desa Taro untuk membayar kaul.

Baca: Ini Penyebab Rasa Trauma Tidak Mungkin Hilang Menurut Hari Imam Wahyudi

Baca: Miss International 2017 Kevin Liliana Ngamuk Merasa Dilecehkan Pria Botak, Sumpah Jijik Banget

Baca: Wanita Muda Ini Diduga Cabuli 5 Bocah, Begini Modus yang Dilancarkan Sang Predator Anak

Kelian Adat Taro Kaja, Made Tagil Kumaranatha mengungkapkan, pihaknya sering didatangi masyarakat dari luar daerahnya, meminta izin untuk mengambil kotoran, keringat, air seni dan air liur lembu putih yang kini dilestarikan di Yayasan Lembu Taro, yang bernaung di bawah Desa Pakraman Taro.

Menurut warga sebagian besar tak diketahui identitasnya, hal tersebut digunaka sebagai obat tradisional.

Baca: Korban Longsor di Buleleng Dimakamkan Berdampingan, si Bungsu Dipisahkan, Ini Alasannya

Baca: Nonton Film Komedi dan Iming-iming Rp 2 Ribu, Wanita Muda Mangsa 3 Bocah Pria, 2 Anak Perempuan

Baca: BREAKING NEWS- Legenda Sepak Bola Bali Made Sony Kawiarda Meninggal Dunia, Dikabarkan Terjatuh

Seperti, air seni untuk jamu, kotoran sebagai lulur, sementara keringat dan air liurnya pihaknya sendiri tak mengetahui akan digunaka sebagai obat apa.

“Masyarakat yang datang ini meminta hal-hal ini, datang dari jauh, bahkan ada yang dari luar Bali."

"Ada yang datang atas petunjuk niskala, ada juga yang datang karena omongan dari mulut ke mulut, katanya kotoran, keringat, air kencing dan air liur lembu Taro bisa menyembuhkan penyakit,” ujarnya belum lama ini. (*)

Baca: Setelah Ditelepon Bupati, Dinas PUPR dan DLH Gianyar Baru Gerak Bersih-bersih

Baca: Kejadian 20 Menit Sebelum Tsunami Banten, Foto dan Kata Terakhir Dylan Sahara pada Ifan Seventeen

Baca: Sepotong Cokelat Selamatkan Gadis 29 Kg dari Anoreksia dan Kematian, Begini Transformasinya

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved