Menang Metajen, Kakek Bercucu 10 di Buleleng Ini Beli Sabu, Adan Ungkap Alasannya Begini

Aparat Satuan Narkoba Polres Buleleng melakukan pengungkapan dan penanganan kasus narkoba Jumat (22/2/2019) siang.

Menang Metajen, Kakek Bercucu 10 di Buleleng Ini Beli Sabu, Adan Ungkap Alasannya Begini
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menggiring tersangka Jebit dan Adan ke sel tahanan Mapolres Buleleng, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Aparat Satuan Narkoba Polres Buleleng melakukan pengungkapan dan penanganan kasus narkoba Jumat (22/2/2019) siang.

Pelaku diketahui bernama Ketut Adam alias Adan (54) warga asal Banjar Dinas Carik Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, serta Komang Gede Seneng alias Komang Jebit (33) warga asal Banjar Dinas Pondok, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng.

Dari tangkapan ini, untuk tersangka Adan ditemukan tujuh paket narkoba jenis sabu-sabu, dengan total berat total 1.05 gram brutto.

Baca: Laka Maut di Buleleng, Pekak Nesa Paksa Salip dari Kiri, Terjatuh Senggol Bodi Truk Lalu Terlindas

Sementara untuk tersangka Komang Jebit, disita satu paket sabu-sabu dengan berat 0.31 gram brutto.

Dihadapan awak media, Adan mengaku berperan sebagai pengguna sabu-sabu.

Ia mulanya nekat mengonsumsi barang haram tersebut lantaran terpancing rayuan temannya.

"Saya baru makai satu kali. Katanya enak kalau makai, jadi saya coba-coba. Saya beli sistem tempelan," katanya.

Padahal, Adan mengakui dirinya tidak memiliki cukup uang. Sehari-hari ia bekerja sebagai petani.

Namun seketika ia mendapatkan rejeki nomplok berkat menang bermain judi tajen.

Dari judi itu lah, Adan akhirnya memutuskan untuk membeli tujuh paket sabu, kepada seorang pengedar yang kini masih dalam tahap penyelidikan polisi.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved