Hati-Hati, Begini Cara Kerja Pembobol ATM Lakukan Skimming

Pelaku dengan mudah membobol ATM orang dengan bantuan sejumlah alat yakni komputer, software decoder dan encoder magnetik kartu, kartu kosong

Hati-Hati, Begini Cara Kerja Pembobol ATM Lakukan Skimming
Line Today
Ilustrasi skimming ATM 

TRIBUN-BALI. COM, BEKASI - Ahli digital forensik Ruby Alamsyah mengatakan, di Indonesia sejak tahun 2009 mulai marak kasus kejahatan perbankan dengan modus pencurian akses atau sistem milik orang lain (skimming).

Pelaku dengan mudah membobol ATM orang dengan bantuan sejumlah alat yakni komputer, software decoder dan encoder magnetik kartu, kartu kosong, serta magnetik card reader.

"Empat alat itu sudah cukup untuk seseorang melakukan aktivitas skimming," kata Ruby saat dihubungi Kompas.com, Kamis (21/3/2019).

Jika empat alat itu sudah lengkap, untuk mendapatkan data nasabah pelaku akan menempelkan card reader di tempat kartu ATM dimasukkan ke mesin ATM.

Baca: Gelandangan Ini Mendadak Populer dalam Satu Malam, Ini yang Dilakukannya

Baca: 9.000 Vaksin Sasar Zona Merah Rabies, Tahun 2019 Tabanan Target Bebas Rabies

"Masalah dia mau menempelkan alat dia di ATM target untuk mendapatkan data nasabah, itu ada alat tambahan lagi. Itu card reader untuk mulut kartu ATM, spy camera, memory card, dan lain-lain, sehingga pelaku bisa mendapatkan data nasabah lain," ujar Ruby.

Ruby menjelaskan, ketika pelaku sudah menempelkan card reader pada tempat kartu ATM di mesin ATM, maka saat nasabah hendak transaksi di mesin ATM dan memasukkan kartu ATM, data kartu ATM tersebut akan tersimpan di alat milik pelaku.

"Si pelaku nanti dapat nomor ATM korban tuh, berikut dia bisa lihat PIN-nya dari spy camera. Nomor ATM korban tinggal dia duplikasi ke kartu kosong, sehingga kartu korban terduplikasi sama dia. Kartu korban berfungsi, kartu pelaku juga berfungsi dan dia bisa mengakses rekening korban secara normal," kata Ruby.

Belum lama ini polisi menangkap tersangka kasus skimming mesin ATM bernama Ramyadjie Priambodo.

Baca: Miliki Sabu dan Ekstasi 1.181 Butir, Dexsa dan Aini Dituntut 14 Tahun Penjara

Baca: Oknum Guru Masuk Ruang Kelas Saat Tujuh Siswi Ganti Busana, Sungguh Bejat, Ini yang Terjadi

Pria itu dibekuk di kamar apartemennya di Jalan Jenderal Sudirman pada 26 Februari 2019.

Saat ditangkap, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya mesin ATM, dua kartu ATM, laptop, dua kartu putih yang berisi data nasabah, telepon genggam, masker, uang tunai Rp 300 juta, dan kerudung.

Ramyadjie memperoleh data-data nasabah dari sebuah komunitas online di pasar gelap (black market) di internet) untuk melakukan aksi pencurian atau akses ke sistem milik orang lain.

Di komunitas online tersebut, Ramyadjie mempelajari teknik skimming dan mendapatkan data-data rekening korban.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspada, Begini Cara Pembobol ATM Lakukan Skimming"

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved