Khawatir Lahan Pertanian Kekeringan, Petani Subak Tolak Pembangunan Perusahaan Air Minum

Dalam rapat kemarin, petani Subak Gunaksa menyatakan menolak proyek air minum yang memanfaatkan hulu Sungai Unda, di Desa Akah

Khawatir Lahan Pertanian Kekeringan, Petani Subak Tolak Pembangunan Perusahaan Air Minum
Istimewa
AKSI PROTES - Rapat kerja kelian subak seluruh Kabupaten Klungkung dengan Komisi II DPRD Klungkung, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kelian Subak di Kabupaten Kabupaten Klungkung menyambangi Kantor DPRD, Kamis (4/4/2019).

Mereka menyerukan protes.

Dalam rapat kemarin, petani Subak Gunaksa menyatakan menolak proyek air minum yang memanfaatkan hulu Sungai Unda, di Desa Akah.

Kelian Subak Gunaksa Wayan Mardika dalam rapat kerja itu mengungkapkan kekhawatiranya dengan adanya rencana pembangunan proyek air minum yang memanfaatkan air di hulu Sungai Unda.

Jika proyek air minum tersebut sampai terwujud, krama subak yang memanfaatkan Sungai Unda bisa saja tidak mendapatkan air.

“Terus terang musim kemarau saja kami kesulitan mendapatkan air, bagaimana jika proyek ini terealisasi? Apalagi proyek air minum ini saya dengar airnya akan dijual ke Denpasar,” ungkap Mardika.

Ia berharap agar dinas segera menindaklanjuti rencana pembangunan proyek air minum di hulu Sungai Unda tersebut.

Terlebih investor sudah melakukan pendekatan ke krama subak dan mulai melakukan pembebasan lahan.

Belum lagi ada sekitar 1.200 hektare lahan petani yang lumpuh akibat dampak erupsi Gunung Agung.

Baca: Pusat Kebudayaan Bali Berkapasitas 20 Ribu Orang Bakal Dibangun di Eks Galian C Klungkung

Baca: Di Negara Ini, Orang Bisa Dilaporkan ke Polisi Jika Ambil Foto Sembarangan

“Kalau mau buat perusahaan air minum, manfaatkan saja yang di hilir Sungai Unda. Kami berharap dewan tegas, tidak memberikan izin kepada perusahaan itu. Atau petani akan menjadi korban," harapnya.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved