Polres Bangli Bagi-bagi Masker di Objek Wisata Penelokan

200 lembar masker dibagi-bagikan secara gratis oleh jajaran Satlantas Polres Bangli, di sekitar objek wisata Penelokan Kintamani, Kamis (4/4/2019)

Polres Bangli Bagi-bagi Masker di Objek Wisata Penelokan
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Bagi-bagi masker - Sejumlah anggota Satlantas Polres Bangli membagikan masker gratis di objek wisata Penelokan, Kintamani, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - 200 lembar masker dibagi-bagikan secara gratis oleh jajaran Satlantas Polres Bangli, di sekitar objek wisata Penelokan Kintamani, Kamis (4/4/2019).

Tak hanya pedagang, pembagian masker juga menyasar sejumlah wisatawan asing, domestik hingga warga sekitar yang kebetulan melintas.

Sejumlah polisi yang membagikan masker saat itu juga menjelaskan pada masyarakat terkait pentingnya penggunaan masker tatkala terjadi hujan abu vulkanik, perbedaan fungsi bagian depan dan belakang masker, bahkan membantu masyarakat mengenakan masker.

Dikatakan Kasatlantas Polres Bangli, AKP I Nengah Sona, kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman bahaya paparan abu vulkanik bagi kesehatan, utamanya bagian pernapasan.

Baca: Tak Hanya Putri Diana, 4 Putri Bangsawan Ini juga Mengalami Akhir Hidup yang Tragis

Baca: Khawatir Lahan Pertanian Kekeringan, Petani Subak Tolak Pembangunan Perusahaan Air Minum

Sasaran pembagian masker di antaranya wisatawan asing maupun domestik, pedagang, serta masyarakat yang kebetulan melintas, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

“Selain itu kami juga membagikan masker ini kepada sejumlah pemedek yang tangkil ke Pura Ulun Danu Batur,” katanya.

Lanjut AKP Sona, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan sebanyak 200 lembar masker.

Bagi-bagi masker secara gratis ini rencananya akan dilakukan secara rutin, sesuai dengan tingkat kerawanan aktivitas vulkanik Gunung tertinggi di Bali itu.

“Jika erupsi terjadi kembali, tentunya kami akan membagikan masker yang lebih banyak lagi dengan melibatkan personel yang juga lebih banyak lagi,” ujarnya.

Baca: Pusat Kebudayaan Bali Berkapasitas 20 Ribu Orang Bakal Dibangun di Eks Galian C Klungkung

Baca: Di Negara Ini, Orang Bisa Dilaporkan ke Polisi Jika Ambil Foto Sembarangan

Di tengah ancaman bahaya dampak ativitas Gunung Agung, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa melengkapi diri dengan alat pelindung diri (APD) jika hendak keluar rumah.

Seperti baju lengan panjang, topi, masker, maupun kaca mata.

Pada kesempatan yang sama, pihak Satlantas Polres Bangli juga melakukan kegiatan simpatik dengan memberi teguran bagi pengendara kendaraan yang melanggar lalu lintas.

“Kami juga sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas, serta antisipasi kegiatan di sekitar Pura Ulun Danu Batur demi kelancaran dan keamanan kegiatan piodalan. Sebab hingga kini, masih banyak pemedek yang tangkil,” tandasnya. 

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved