Ditreskrimum Polda Bali Sebut Ketua Kadin Bali Sudah Ditetapkan Tersangka Sejak Jumat Lalu

Ditreskrimum Polda Bali, Kombes Pol Andi Fairan mengatakan, AA Alit Wira Putra sebenarnya sudah ditetapkan tersangka sejak Jumat (5/4/2019) lalu

Ditreskrimum Polda Bali Sebut Ketua Kadin Bali Sudah Ditetapkan Tersangka Sejak Jumat Lalu
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ditreskrimum Polda Bali, Kombes Pol Andi Fairan saat dijumpai usai acara peresmian Gedung Panti Asuhan Kemala Bhayangkara di Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali, Kombes Pol Andi Fairan mengatakan, AA Alit Wira Putra sebenarnya sudah ditetapkan tersangka sejak Jumat (5/4/2019) lalu.

Namun, saat dilakukan pemanggilan pada Selasa (9/4/2019) lalu untuk diambil keterangan, ternyata yang bersangkutan mangkir dan berangkat ke Jakarta.

"Karena tidak kooperatif, kami perintahkan anggota untuk lakukan penangkapan dan tadi subuh sudah ditangkap," ujarnya Kombes Andi saat dijumpai usai acara peresmian Gedung Panti Asuhan Kemala Bhayangkari di Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Kamis (11/4/2019).

Kombes Andi mengungkapkan, kasus yang menjerat Ketua Kadin Bali ini sudah terjadi sejak lama.

Baca: Hari Ini Cabai Kecil Turun Rp 2.500 per Kilo, Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Denpasar

Baca: Ceritakan Kondisi Ani Yudhoyono, Annisa Pohan Menangis

Hal itu bermula antara tersangka dengan pelapor bernama Sutrisno bekerja sama membentuk PT BSM yang akan berkerja sama dengan Pelindo dalam proyek pelebaran pelabuhan.

Diterangkan, Sutrisno sebagai investor dan AA Alit Wira Putra merupakan penyalur karena memiliki kedekatan dengan berbagai elemen, dalam hal ini bisa berkomunikasi dengan masyarakat, tokoh, dan instansi pemerintahan.

"Dia diberikan tanggung jawab untuk melakukan kepengurusan perizinan terhadap proyek tersebut, salah satunya yang telah disepakati adalah ia akan menyiapkan audiensi dengan pemerintah dan mendapatkan rekomendasi dari Gubernur, hingga mendapatkan persetujuan prinsip dari Gubernur Bali," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Bali AA Alit Wira Putra diamankan Kepolisian Daerah Bali di Jakarta, Kamis (11/4/2019) hari ini.

AA Alit Wira Putra ditemukan dan diamankan pihak kepolisian di Hotel Belligio Kuningan, Jakarta.

Baca: Digiring Polisi ke Ruang Penyidik, Ketua Kadin Bali: Saya Mau Bicara Tapi Tidak Dikasih

Baca: CPNS Gol II Kemenkeu Bali, NTB dan NTT Ikuti Pelatihan Bela Negara di Lanud I Gusti Ngurah Rai

AA Alit Wira Putra langsung diterbangkan dari Jakarta menuju Denpasar Bali, pada pagi hari ini, sekitar pukul 07.30 menggunakan pesawat Citilink.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja membenarkan bahwa tersangka AA Alit Wira Putra diamankan di Jakarta dan diterbangkan menuju Bali, Kamis (11/4/2019) pagi ini.

"Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali telah mengamankan tersangka AA Alit Wira Putra Ketua Kadin Provinsi Bali di Hotel Belligio Kuningan Jakarta," kata Kabid melalui pesan tertulisnya, Kamis (11/4/2019) pagi ini.

Informasi yang diterima tribun-bali.com, dari Kabid Humas Polda Bali menyebutkan tersangka terlibat dugaan kasus penipuan pengurusan perizinan pelebaran kawasan pelabuhan pelindo benoa.

Konferensi pers selengkapnya berkaitan dengan dugaan kasus ini akan digelar Ditreskrimum Polda Bali sore nanti.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved