Banjir di Buleleng
Update Hasil Pencarian Hari Keempat, Putu Wini Belum Ditemukan
Proses pencarian korban hanyut akibat banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng memasuki hari keempat.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Proses pencarian korban hanyut akibat banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng memasuki hari keempat.
Hasilnya, satu korban berstatus hilang belum ditemukan.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Gede Suyasa, menyampaikan sebelumnya tercatat ada empat warga yang dinyatakan hilang karena terseret banjir bandang.
Satu orang berasal dari Banjar Dinas Santal, Desa Banjar bernama Dewa Ketut Adi Suarjaya.
Baca juga: Istri dan 2 Anaknya Hanyut Saat Banjir Bandang di Buleleng, Witana Harap Segera Ditemukan
Sedangkan tiga korban lainnya berasal dari Banjar Dinas Ambengan, Desa Banjar. Mereka merupakan ibu dan dua anaknya, yakni Komang Suci (44), Putu Wini (17), dan Kadek Wahyu (12).
"Tiga korban hilang telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sisa satu korban, yakni Putu Wini yang masih berstatus hilang," jelasnya.
Hingga proses pencarian hari keempat berakhir, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan Putu Wini. Walau demikian, proses pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya.
"Agenda besok lanjut pencarian korban," imbuhnya.
Baca juga: TANGIS Pilu Witana, Istri & 2 Anaknya Jadi Korban Banjir Bandang Desa Banjar, Putu Wini Belum Ketemu
BPBD Buleleng juga merilis data terbaru penanganan banjir bandang di Kecamatan Banjar. Di mana total ada 11 desa yang terdampak, 34 rumah rusak, dan 11 jaringan air bersih milik BUMDES dan kelompok masyarakat rusak.
"Pada hari ini kami juga telah mendistribusian logisik di Desa Banjar sebanyak 497 paket sembako. Selain itu distribusi air bersih sebanyak 55.000 liter di Desa Dencarik, Desa Banjar Tegeha, Desa Banjar dan Desa Tirtasari," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Banjir Bandang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kepala-Pelaksana-BPBD-Buleleng-Gede-Suyasa-saat-memberikan-keterangan-56.jpg)