Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Siapkan Rp 2 Miliar, Restorasi Lobi Kantor Bupati Buleleng Segera Dieksekusi

Siapkan Rp 2 Miliar, Restorasi Lobi Kantor Bupati Buleleng Segera Dieksekusi

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Segera restorasi - Suasana di depan lobi Kantor Bupati Buleleng. Pemkanb Buleleng menganggarkan Rp2 miliar untuk restorasi. (Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury) 

 


TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kegiatan penataan ulang atau restorasi lobi Kantor Bupati segera dilakukan. Kegiatan ini dianggarkan senilai Rp2 miliar. 

Mengacu pada laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), lelang proyek tersebut diikuti sebanyak 74 peserta. Dari puluhan peserta itu, calon pemenang sudah dikantongi dan tinggal selangkah lagi menuju tanda tangan kontrak.

"Proses tender sudah selesai, calon pemenang juga sudah ada. Saat ini masih dalam tahap evaluasi, setelah itu akan segera kita eksekusi," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim), Putu Adipta Eka Putra, Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Ala Ayuning Dewasa Sabtu 25 April 2026 Sesuai Kalender Bali, Saniscara Pahing Ukir

Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan. Menariknya, penataan lobi akan diselaraskan dengan proyek penataan kawasan Titik Nol Singaraja yang saat ini juga sedang berjalan.

Adipta menjelaskan, konsep yang diusung bukan pembangunan besar-besaran, melainkan restorasi bergaya heritage. Fokusnya pada perbaikan ringan tanpa merombak struktur utama bangunan.

Baca juga: Gede Gasak 6 Gadget, Jebol Plafon dan Gerinda Tembok Pusat Gadai di Denpasar

Beberapa bagian yang akan disentuh di antaranya penyesuaian kanopi depan, penataan ulang area aspal, hingga penambahan ornamen yang ramah bagi penyandang disabilitas.


Tak hanya itu, kolam di bagian depan kantor juga akan diperlebar. Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran aktivitas, terutama saat pelaksanaan apel. "Kolam di depan akan kita perluas. Selama ini, saat apel, ruang manuver terasa kurang leluasa, sehingga perlu kita benahi," jelasnya.


Lebih lanjut, desain restorasi ini mengacu pada dokumentasi lama saat Buleleng pernah menjadi ibu kota Provinsi Sunda Kecil. Arsip tersebut dijadikan acuan utama untuk mengembalikan karakter asli bangunan.


"Konsepnya restorasi, kita kembalikan ke bentuk aslinya berdasarkan dokumentasi yang ada. Jadi tidak ada perubahan besar, hanya penataan ringan," tegasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved