Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Buleleng Bali Usulkan 80 Sekolah Untuk Revitalisasi

Ida Bagus Gde Surya Bharata, memaparkan untuk jenjang Paud dan Pendidikan Non Formal menyasar 35 lembaga. 

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Revitalisasi- Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat melalukan peninjauan revitalisasi di SDN 2 Liligundi, Kelurahan Liligundi, Kecamatan Buleleng pada akhir Oktober 2025 lalu. Tahun 2026 Pemkab Buleleng mengusulkan 80 sekolah untuk mendapat revitalisasi. Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Buleleng Bali Usulkan 80 Sekolah Untuk Revitalisasi 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berupaya melakukan peningkatan kualitas pendidikan. Salah satunya dengan cara revitalisasi satuan pendidikan.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, pada tahun 2026, total ada 80 sekolah yang diproyeksikan mendapat revitalisasi. Baik berupa pembangunan fasilitas pendidikan maupun rehabilitasi.

"Kalau tahun lalu ada 59 sekolah. Tahun ini ada 80 sekolah yang kita revitalisasi. Mulai dari PAUD, SD, SMP bahkan hingga pendidikan non formal," jelasnya, Kamis 21 Mei 2026.

Sutjidra menegaskan, revitalisasi ini merupakan salah satu upaya Pemkab Buleleng untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga proses belajar-mengajar di sekolah bisa berjalan lebih baik.

Baca juga: Refleksi Hari Pendidikan Nasional: Ketika Integritas Akademik Tergerus Pragmatisme

"Sekolah yang belum mendapat kegiatan revitalisasi tahun lalu, tahun inilah kami prioritaskan," ucapnya.

Saat ini progres kegiatan revitalisasi masih tahap verifikasi. 

Anggaran revitalisasi memanfaatkan APBD bersinergi dengan Dinas Pendidikan. 

"Diperkirakan kegiatan ini dimulai bulan Juni atau Juli, seperti tahun lalu," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, memaparkan untuk jenjang Paud dan Pendidikan Non Formal menyasar 35 lembaga. 

Kegiatannya meliputi pembangunan area bermain, pembangunan ruang kelas baru (RKB), pembangunan ruang UKS, pembangunan toilet, rehabilitasi ruang administrasi, rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi toilet.

"Selain itu adapula pembangunan ruang Perpustakaan SKB/ taman bacaan masyarakat (TBM) serta Pembangunan ruang praktik/keterampilan SKB," sebutnya.

Untuk di jenjang SD kegiatan revitalisasi menyasar 30 sekolah. 

Kegiatannya meliputi pembangunan kantin, pembangunan laboratorium, pembangunan perpustakaan, pembangunan ruang administrasi, pembangunan ruang kelas baru, pembangunan ruang UKS.

"Untuk kegiatan rehabilitasi ada rehab perpustakaan, rehabilitasi ruang administrasi, rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang laboratorium, rehabilitasi ruang UKS, dan rehabilitasi toilet," ucapnya.

Sementara di jenjang SMP, kegiatan revitalisasi menyasar 15 sekolah. Jenis kegiatannya meliputi pembangunan ruang administrasi, pembangunan ruang kelas baru (RKB), rehabilitasi ruang administrasi, rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang laboratorium dan rehabilitasi toilet.

"Saat ini seluruhnya masih proses persetujuan usulan oleh pemerintah pusat," tandasnya. (mer)

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved