Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Banjir di Buleleng

Istri dan 2 Anaknya Hanyut Saat Banjir Bandang di Buleleng, Witana Harap Segera Ditemukan

Bencana banjir bandang yang menerjang Banjar Ambengan, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng menyisakan duka mendalam bagi Ketut Witana.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
SEKA AIR MATA - Ketut Witana (baju abu) tak kuasa menahan air mata. Ia berharap keluarganya yang masih hilang segera ditemukan. Minggu (8/3/2026). 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Bencana banjir bandang yang menerjang Banjar Ambengan, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng menyisakan duka mendalam bagi Ketut Witana.

Sebab bencana ini mengakibatkan istri serta dua anaknya hanyut

Sang istri diketahui bernama Komang Suci (44). Sedangkan dua anaknya yakni Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). 

Witana nampak masih terpukul, saat rombongan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menunjungi kediamannya pada Minggu (8/3/2026).

Baca juga: Banjir di Buleleng Bali, Ketut Suci Ditemukan Di Hari Kedua Pencarian, Sidakarya: Dalam Timbunan

Sesekali ia menyeka air mata yang menetes, karena teringat peristiwa bencana malam itu. 

Sedikit yang ia ceritakan, malam itu kondisi rumah sudah kebanjiran.

Ia kemudian menuju rumah sebelah, untuk mengevakuasi ayahnya yang sedang sakit.

Sementara istri dan dua anaknya berada di rumahnya. 

Baca juga: Kisah Pilu Korban Banjir Di Buleleng Bali, Ibu Dan 2 Anaknya Belum Ditemukan

Saat itulah kediaman Witana diterjang banjir bandang yang datang dari sungai Mendaung.

Derasnya arus air bahkan menyebabkan rumah berdinding batako itu jebol di dua sisi, hingga istri dan dua anaknya hanyut.

"Saya berharap semoga keluarga saya segera ditemukan," ucapnya lirih.

Sementara keponakan Witana bernama Putu Sri Sutarini, mengungkapkan saat banjir terjadi, sepupunya bernama Putu Wini sempat menghubungi beberapa kerabat untuk minta tolong.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Desa Banjar Buleleng, 3 Orang Dalam Pencarian dan 1 Orang  Meninggal

Namun tak berselang lama usai menelpon, Putu Wini beserta ibu dan adiknya justru menjadi korban hanyut.

"Sempat telpon minta tolong ke Pak Kadus, bibi dan teman-temannya," ujarnya. 

Ketinggian air saat banjir bandang mencapai ventilasi rumah.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved