Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Banjir Bandang Terjang Desa Banjar Buleleng, 3 Orang Dalam Pencarian dan 1 Orang  Meninggal

Banjir Bandang Terjang Desa Banjar Buleleng, 3 Orang Dalam Pencarian dan 1 Orang  Meninggal

Tribun Bali
EVAKUASI JENAZAH - Jenazah Dewa Ketut Adi Suarjaya saat dievakuasi ke rumah duka. Jenazah pria 55 tahun itu ditemukan pukul 23.10 WITA. Istimewa 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Buleleng mengakibatkan banjir bandang pada Jumat (6/3/2026) sore. 

lBencana alam menyapu sekitar daerah Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi Jumat malam pada pukul 22.10 WITA dari Camat Banjar. 

Diungkapkan bahwa sungai meluap hingga mendatangkan banjir bandang. 

Baca juga: EMIRATES Mulai Operasikan 1 Pesawat, 64 Penerbangan dan 8.187 Penumpang Bandara Ngurah Rai Terdampak

Empat orang warga menjadi korban, dimana satu orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga setempat. 

Usai menerima laporan tersebut, diberangkatkan 7 personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi. 

Baca juga: 4 Warga Desa Banjar di Buleleng Hanyut saat Banjir, Dewa Adi Ditemukan Meninggal Dunia

Setibanya di lokasi langsung berkoordinasi bersama camat dan unsur SAR lainnya. 

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menuturkan bahwa satu korban ditemukan meninggal dunia adalah warga Dusun Santal. 

“Dewa Ketut Adi Suarjana (55) berupaya menyelamatkan mobilnya, namun saat baru masuk ke mobil, secara tiba-tiba diterjang banjir bandang,” ujar Kadek Donny.

Sementara saksi mata bercerita, jika Suarjana sempat keluar meraih pohon kopi, nahas ia terhantam pohon besar yang terseret arus banjir

Jenazahnya baru ditemukan sekitar pukul 23.00 WITA setelah ketinggian air mulai surut dan selanjutnya dibawa ke RSU Pratama Tanguwisia. 

Korban banjir lainnya berada di Dusun Ambengan, Desa Banjar. 

Tiga orang masih dinyatakan hilang karena rumah mereka jebol diterjang luapan dari Sungai Mendaum. 

Identitas ketiga korban yakni bernama Komang Suci (44) beserta dua anaknya Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). 

“Pencarian kemarin malam terkendala kondisi gelap, jarak pandang terbatas sehingga tidak efektif," terang Kadek Donny. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved