Unik, Tradisi Sesajen Setinggi 2,5 Meter di Pura Samuan Tiga Gianyar
Ada juga nilai spiritualitas lainnya yang dirasakan. Banten pajegan tidak bisa di-suun oleh sembarang orang. Meski harus berjalan 1 km
Tayang:
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Istimewa
Istri Jero Bendesa Desa Desa Pakraman Bedulu saat membawa banten pajegan ke Pura Samuan Tiga, Senin (4/5/2015).
Begitu juga dengan generasi penerus yang sudah ia perhitungkan.
Jero Bendesa rupanya sudah menanamkan kepada anak-anaknya agar tetap melanjutkan tradisi tersebut.
"Saya akan tetap lanjutkan. Sebisanya mungkin saya pertahankan. Anak saya sekarang suka nari dan mesuunan. Keyakinan kami sangat kuat tentang karunia Tuhan," tuturnya. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pajegan-setinggi-25-meter_20150505_110736.jpg)