Melarat di Pulau Surga
Potret Keluarga Miskin di Bangli dan Karangasem, Tidur Berdesak-desakan dalam Gubuk Bambu
Santika, kepala keluarga, hanya mengandalkan hidup sebagai buruh tukang cangkul tanah kebun.
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kehidupan keluarga I Ketut Santika (36), warga Dusun Bubung, Desa Abang Batudinding, Kintamani, Bangli, dan keluarga I Wayan Putu (23) warga Br. Batu Kori, Desa Seraya Timur, Karangasem, Bali sungguh memrihatinkan.
Kondisi ini memantik perhatian dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Orang nomor satu di Bali ini langsung mengirim tim humas meninjau kondisi kedua keluarga ini.
Ini kenyataannya. I Ketut Santika (36) bersama istrinya, Ni Kadek Srinteg (34), dan anaknya, Ni Kadek Perayanti (7), harus tidur bersama dalam satu gubuk berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah, sekaligus menjadi dapur.
Sementara si sulung, I Wayan Buda Darmawan (17), terkadang numpang tidur di rumah pamannya.

Santika, kepala keluarga, hanya mengandalkan hidup sebagai buruh tukang cangkul tanah kebun.
Itupun sudah dibantu istrinya yang bekerja sebagai buruh tukang petik kopi.
Pekerjaan yang sifatnya musiman itu hanya memberikan pendapatan sebesar Rp 60 ribu/hari.
Dari pendapatan sebesar itu, tidak semuanya dipakai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari karena dia harus mengutamakan biaya sekolah anaknya.
Namun di tengah kehidupan yang sangat bersahaja tersebut, anak sulung Santika, I Wayan Buda Darmawan, masih bisa menunjukkan prestasi non akademis dengan meraih juara tiga Porsenijar cabang atletik sewaktu mewakili sekolahnya semasa SMP.
Sekretaris Desa Abang Batudinding, I Wayan Pandia, yang ikut mendampingi tim utusan Pastika kala meninjau rumah Santika, menyampaikan, keluarga Santika sudah diajukan untuk memperoleh bantuan bedah rumah pada tahun 2014, namun belum terealisasi.
Pandia berharap agar Santika dan beberapa warganya yang kurang mampu bisa memperoleh bantuan bedah rumah dari Pemprov atau Pemkab.
Salinan proposal pengajuan pun diserahkan kepada tim sebagai bukti agar bisa dikoordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait.
Pada bagian lain, tim Humas Pemprov juga menyambangi Keluarga I Wayan Putu (23) bersama istrinya Ni Wayan Dayuh (24) di Dusun Batu Kori Seraya Timur, Karangasem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/potret-kemiskinan-di-bali_20160715_112553.jpg)