Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Petugas Kaget Terapis Spa Plus-plus di Tukad Unda Bermobil, Bujuk Satpol PP saat Digelandang

Mereka diamankan setelah Pradiv Spa yang menjadi tempat kerja mereka disegel lantaran bodong alias tidak berizin.

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali / I Wayan Erwin Widyaswara
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Bali menggerebek tempat Spa esek-esek "Pradiv Spa" di Jalan Tukad Unda VIII, Kelurahan Panjer, Denpasar, Rabu (31/5/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tiga terapis spa plus-plus di Jalan Tukad Unda VIII, Panjer, Denpasar, Bali kelimpungan begitu diminta masuk ke dalam mobil dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Rabu (31/5/2017).

Mereka diamankan setelah Pradiv Spa yang menjadi tempat kerja mereka disegel lantaran bodong alias tidak berizin.

Baca: Pradiv Spa Tawarkan Pijat Intim di Kolam Renang, Putu Mei Ngaku Tak Tahu Nama Bosnya

Para terapis tampak pasrah diciduk petugas Satpol PP.

Ada yang sontak menangis sesegukan dengan menutupi wajahnya saat disorot kamera.

Namun ada seorang terapis yang bergegas menuju mobil Honda Brio yang parkir di samping lokasi spa tersebut.

Terapis ini ngotot berangkat ke kantor Satpol PP Denpasar menggunakan mobil pribadinya.

"Saya bawa mobil ke sana ya Pak? Boleh kan ya... kasihan mobil saya sendiri di sini," kata AP, dengan nada manja untuk merayu petugas.

Sejumlah petugas Satpol PP pun tampak celingak celinguk, dan membiarkan wanita itu memindahkan mobilnya.

Tampak petugas kaget mengetahui seorang terapis membawa mobil berharga ratusan juta itu.

Namun petugas tak membiarkan terapis itu mengendarai mobil pribadinya ke Kantor Satpol PP Denpasar, Jalan Kecubung, Denpasar.

Petugas tetap memintanya masuk ke mobil Satpol PP.

Ketiga terapis Pradiv Spa ini digelendang ke Kantor Satpol PP Denpasar untuk menjalani pemeriksaan.

Pradiv Spa digerebek petugas Satpol PP lantaran dilaporkan menjalankan bisnis prostitusi.

Belum lama ini, tepatnya Maret 2017, tempat spa plus-plus sempat pula digerebek oleh Tim Unit Cyber Crime Polda Bali akibat mensosialisasikan terapis secara terang-terangan lewat media sosial.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved