Gunung Agung Terkini
Yang Terjadi di Gunung Agung Kini Adalah Letusan Freatik, Ini Dampak Dan Prediksi ke Depannya
Kondisi ini membuat warga berduyun-duyun memadati Pos Pantau Gunung Api Agung di Desa/Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Eviera Paramita Sandi
Hal ini masih harus menunggu data lainnya seperti kegempaan (seismik), dan deformasi gunung.
Berdasarkan evaluasi terakhir, PVMBG masih menganalisis aktivitas vulkanik Gunung Agung masih berada di Status Siaga (level 3).
Dari aktivitas vulkanik belum menunjukkan adanya lonjakan kenaikan kegempaan.
Tremor Non-Harmonik sebanyak 1, kali dengan amplitudo 2 mm dan durasi 36 detik.
Gempa vulkanik dalam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 5-6 mm dan durasi 8-26 detik.
Sementara, letusan freatik Gunung Agung tersebut membuat masyarakat sekitar panik.
Masyarakat dari wikayah Desa Besakih dan sekitarnya berduyun-duyun untuk kembali mengungsi.
"Tadi pagi saya pulang. Tapi sore tadi warga lihat asap pekat, warga panik dan kembali ke pengungsian," Ujar warga Desa Besakih, Gusti Ngurah Darmayasa ketika ditemui di Pos Pengamatan Gunung Api Agung Desa/Kecamatan Rendang.
Ia menceritakan, beberapa masyarakat Besakih panik saat Gunung Agung mengeluarkan asap pekat berwarna keruh.
Namun demikian, warga tidak ada merasakan getaran berarti sebelum letusan.
"Tidak ada gempa yang kami rasa. Tiba-tiba saja ada asap pekat. Karena panik, kami sekeluarga memilih untuk kembali mengungsi ke Desa Rendang," Jelas Dharmayasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-agung_20171121_194616.jpg)