Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Lelakut Unik dari Daun Kelapa, Dianyam Tiga Hari dengan Teknik Anyaman Rumit

Dua buah lelakut atau orang-orangan sawah lelaki perempuan ini dibuat dari daun kelapa dengan teknik menganyam

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Putu Supartika
Lelakut dari anyaman daun kelapa dalam lomba 

Dengan lelakut, pindekan, dan sunari ini, petani tidak perlu lagi menggunakan zat kimia dalam pemberantasan hama.

Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari 4 kecamatan se-Kota Denpasar.

Satu kecamatan melombakan tiga pasang lelakut, tiga sunari, dan tiga pindekan.

Kriteria penilaian pindekan yaitu mampu berputar saat ada angin kecil.

Sementara sunari mampu mengeluarkan bunyi saat angin kecil, karena sistem pembuatan sunari ini seperti membuat seruling, ada pengaturan pembuatan lubang besar kecilnya.

"Kalau lelakut yang dinilai yaitu keserasian, ketinggiannya proporsional seperti manusia," katanya.

Pemasangan lelakut, pindekan, maupun sunari di sawah biasanya dilakukan saat padi mulai berbiji. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved