Ini Fenomena Colek Pamor di Bali, Terjadi Berturut-turut di Awal November
Fenomena colek pamor beberapa waktu lalu terjadi di beberapa rumah warga di Bali. Kejadian colek pamor ini memang bukan yang pertama kali di Bali.
Apakah akan ada ritual khusus yang akan dilakukan oleh krama di Desa Pejarakan terkait fenomena ini?
"Belum ada. Itu kan hanya contrengan. Astungkara itu hanya pesan agar kita sebagai umat beragama meyakini adanya Ida Sang Hyang Widhi Wasa," jawabnya.
Setelah Singaraja, fenomena colek pamor juga terjadi di Karangasem.
Warga Desa Subagan, Kecamatan Karangasem pun geger dengan temuan guratan putih misterius di sejumlah palinggih.
Colek pamor muncul di palinggih pura, merajan, hingga palinggih penunggun karang.
Warga Subagan, Ni Wayan Mertani mengatakan, peristiwa ini terjadi setelah hujan mengguyur Karangasem, Senin (5/11/2018).
Namun ia tak tahu siapa yang menoreh pamor ke palinggih-palinggih tersebut.
" Palinggih pura, penunggun karang ada coretan. Sebelumnya tidak ada coretan. Saya juga tidak tahu siapa yang melakukannya," kata Mertani.
Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Nengah Kondri. Palinggih yang ia bangun di halaman rumahnya juga terdapat colek pamor di bagian depan.
Ukuran coretannya kecil, sekitar lima sentimeter namun lumayan tebal dan terlihat jelas dari kejauhan.
Kondri menjelaskan, colek pamor terjadi di sebagian rumah warga di Desa Subagan. Bentuknya pun sama.
Kemunculan secara mendadak membuat warga Desa Subagan bertanya-tanya. Siapa yang melakukan dan kapan dilakukan.
"Colek pamor ini cuma terjadi di palinggih yang terbuat dari batu. Kalau palinggih terbuat dari kayu tidak ada. Semua masyarakat heran dengn fenomena ini. Sebelumnya juga pernah terjadi di sini," kata Kondri.
Bandesa Adat Subagan, Gede Karang belum berani memastikan. Meski warga ramai mengatakan palinggih mereka ada guratan putih colek pamor, namun hal itu tak terjadi palinggih merajannya.
"Memang ramai yang membicarakan di pasar. Tapi palinggih saya tidak ada coretan, bersih," kata dia.
Selain itu, colek pamor juga muncul di Desa Besakih hingga rumah dinas Camat Rendang.
Sementara di media sosial, pemilik akun Facebook bernama I Ketut Wijaya Mantra mengunggah sejumlah video rekaman CCTV.
Dalam rekaman tersebut, pemilik akun mengatakan melihat sekelebat bayangan samar terduga pelaku colek pamor. Namun pemilik akun lebih percaya hal tersebut adalah proses niskala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/colek-pamor_20181109_104209.jpg)