Larangan Nunas Tirta dengan Kantong Plastik di Besakih, Umat Patut Menyiapkan Ini

Ketua PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Bali, I Gusti Ngurah Sudiana menegaskan larangan penggunaan plastik untuk nunas tirta

Larangan Nunas Tirta dengan Kantong Plastik di Besakih, Umat Patut Menyiapkan Ini
Tribun Bali
Upacara Ida Betara Turun Kabeh yang yang dilaksanakan di Pura Agung Besakih, Karangasem, Jumat (2/4/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ida Ayu Made Sadnyari

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Bali, I Gusti Ngurah Sudiana menegaskan larangan penggunaan plastik untuk nunas tirta (memohon air suci).

Tidak hanya nunas tirta, membawa atau membungkus banten (sesajen) juga dilarang menggunakan plastik.

“Sebenarnya, larangan menggunakan plastik di Pura Besakih sudah ada sejak dulu, saat Eka Dasa Ludra Tahun 1979,” ungkap I Gusti Ngurah Sudiana saat dihubungi tribun-bali.com, Sabtu (26/1/2019).

Saat ini, imbauan untuk tidak menggunakan benda berbahan plastik dalam persembahyangan, baik untuk membungkus tirta maupun banten kembali ditegaskan.

“Memang diimbau untuk tidak menggunakan plastik terutama saat nunas tirta. Apalagi ada perda terkait larangan menggunakan plastik. Untuk itu, Parisada mengimbau agar umat tidak menggunakan plastik saat nunas tirta maupun membawa banten, seperti membungkus sesajen dengan plastik,” jelas pria berkumis tebal ini.

Sebelumnya, Peraturan Gubernur Bali No 97 Tahun 2018 melarang penggunaan tiga bahan, yaitu kantong plastik, sedotan plastik, dan styrofoam.

Baca: Terkait Panca Wali Krama di Pura Besakih, PHDI Bali: Dilarang Ngaben Mulai 20 Januari

Menurut Sudiana, perlengkapan dari bahan plastik yang biasa digunakan untuk nunas tirta, bisa saja merupakan bahan daur ulang.

Sehingga bisa mengurangi makna kesucian.

“Pengganti plastik untuk nunas tirta misalnya bisa gunakan toples kaca, botol kaca, maupun bumbung modern berbahan kaca maupun keramik,” paparnya.

Halaman
123
Penulis: Ida A M Sadnyari
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved