Asah Parang Saat Petugas Datang, Keluarga ODGJ Ini Sampai Mengungsi ke Luar Desa
I Gede Mardita (52), sedang mengasah parang saat didatangi Satpol PP dan polisi, Senin (28/1/2019).
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Satpol PP dan polisi mengamankan Gede Mardita yang kerap mengamuk hingga meresahkan warga, Senin (28/1/2019)
"Dia (Mardita) tinggal sendirian di rumahnya. Sementara keluarganya sampai mengungsi, dan selama ini kos di luar desa," ungkapnya. (*)
Stres Pemicu Gangguan Jiwa
Berdasarkan data di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, angka ODGJ di Klungkung tahun 2018 cukup tinggi, mencapai 756 orang.
Warga yang mengalami gangguan jiwa ringan 384 orang dan ganguan jiwa berat 372 orang.
Sebagian besar penyebab ODGJ ini dipicu stres akibat tidak bisa menghadapi masalahnya sendiri, baik disebabkan masalah ekonomi, rumah tangga, asmara dan lainnya.
“Memang ada beberapa ODGJ yang masih berkeliaran, namun tidak terlalu banyak," ujar Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial, Putu Wartini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-amankan-odgj.jpg)