Breaking News:

Wiki Bali

TRIBUN WIKI - 7 Makanan Khas yang Selalu Dijumpai Jelang Nyepi

Selain melakukan persembahyangan, ada juga berbagai makanan khas yang disajikan jelang nyepi

Penulis: Rino Gale | Editor: Irma Budiarti
resepcaramemasak
Ilustrasi ayam betutu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tahun ini, Hari Raya Nyepi jatuh pada 7 Maret 2019.

Hari Raya Nyepi merupakan salah satu perayaan umat Hindu.

Selain melakukan persembahyangan, ada juga berbagai makanan khas yang disajikan.

Inilah 8 makanan khas saat Nyepi.

1. Nasi Tepeng

Makanan tradisional khas Gianyar Bali ini memiliki rasa yang pedas dengan bumbu aneka rempah pilihan yang dimasak menjadi satu.

Baca: 3 Orang di Pasar Nyanggelan Panjer Jadi Korban Peredaran Uang Palsu, Aksi Ke-4 Kakek Ini Terbongkar

Baca: Curhat Sedih Luna Maya Saat Patah Hati, Ini 5 Cara Mengetahui Besarnya Cinta Pasangan

Masakan ini berisi sayuran seperti kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, dan daun kelor serta tambahan kelapa parut di atasnya..

Nasi Tepeng disajikan dengan menggunakan daun pisang sehingga menjadikan rasanya lebih nikmat.

2. Lawar

Ilustrasi lawar Babi
Ilustrasi lawar Babi (Net)

Makanan ini terbuat dari campuran sayuran dan daging cincang yang diberi bumbu khas Bali.

Penamaan lawar sendiri tergantung dari jenis bahan yang digunakan.

Jika menggunakan sayuran dari nangka muda maka namanya menjadi lawar nangka, begitu pula dengan bahan lainnya.

Baca: Pembangunan Infrastruktur dan Kebudayaan Banyak Diharapkan saat Reses Dewan

Baca: Tangkapan Nelayan Pengambengan Meningkat, Sekali Melaut Bawa Pulang 5 Ton Ikan Lemuru

3. Pulung Nyepi

Hidangan khas Kelurahan Sukasada ini merupakan salah satu jajanan yang disajikan dalam tradisi umat Hindu saat Pengerupukan yaitu satu hari sebelum Hari Raya Nyepi.

Bahannya terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan tepung kanji lalu dikukus, diuleni, dibentuk, kemudian direbus hingga matang, dan disajikan dengan parutan kelapa muda di atasnya.

4. Entil

Entil merupakan makanan tradisional masyarakat Desa Wongaya Gede yang dibuat khusus pada Hari Raya Nyepi.

Makanan ini sejenis ketupat yang dibuat dari beras kemudian dibungkus daun lalu diikat dengan bambu.

Baca: Sakitnya Patah Hati Ibarat Pecandu Heroin yang Berjuang Mati-matian Berhenti dari Ketergantungan

Baca: Tahun 2020 Krisna Oleh Oleh Bali Targetkan ‘Go Nasional’, Ajik Cok Berharap Bisa Bantu UKM

Proses perebusan yang semakin lama membuat rasanya akan semakin nikmat dan dapat bertahan lama.

Pada zaman dahulu Entil menjadi menu utama Hari Raya Nyepi karena pada Hari Raya Nyepi tidak diperbolehkan menyalakan api.

5. Ayam Betutu

Ayam Betutu
Ayam Betutu (Tribun Bali/Made Cintya Dewi)

Ayam Betutu merupakan makanan yang sering kali dijadikan sajian untuk acara sesembahan saat upacara keagamaan umat Hindu.

Ayam Betutu diolah dengan cara dipanggang dalam api sekam.

Baca: Kisah Korban Selamat Terjebak 21 Jam di Tambang Emas di Sulawesi Utara, Rusdi: Kami Hanya Berdoa

Baca: Danamon Perkuat Layanan Perbankan Digital Dengan D-Bank Registration

Ayam Betutu ini merupakan masakan kebanggaan dan khas masyarakat Bali.

6. Jaja Apem

Jajanan ini sering kali tersedia saat acara keagamaan dan upacara adat.

Jajanan ini dibuat dari tepung beras yang difermentasi dengan tape singkong dan air kelapa.

Kemudian dicetak pada daun pisang yang dibuat kerucut lalu dikukus hingga matang.

Baca: TRIBUN WIKI - 4 Alamat Kantor Bank Danamon di Kota Denpasar

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Taurus Makin Populer Secara Sosial

7. Cerorot

Cerorot merupakan jajanan kue basah yang paling disukai oleh anak-anak, karena rasanya yang manis dan bentuknya yang unik.

Cerorot memiliki bentuk yang memanjang seperti kerucut dan dibentuk dari cetakan kulit ental.

Adonan yang telah diuleni kemudian dimasukkan ke dalam cetakan dan dikukus hingga matang.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved