Kisah Tyovan Ariwidagdo, Pria Asal Wonosobo yang Sempat Jadi Hacker Dunia karena Hobi Main Game
Tyovan Ariwidagdo, pria asal Wonosobo ini merupakan salah contoh bahwa orang Indonesia juga mampu menaklukan dunia.
TRIBUN-BALI.COM - Tyovan Ariwidagdo, pria asal Wonosobo ini merupakan salah contoh bahwa orang Indonesia juga mampu menaklukan dunia.
Pria asal Wonosobo, Tyovan Ariwidagdo ini merupakan seorang hacker dunia, yang namanya tak banyak diketahui.
Mengutip dari chanel Youtube Najwa Shihab (3/3/2019), Tyovan Ariwidagdo membagikan ceritanya menjadi seorang hacker dunia, yang ternyata bermula dari hobinya bermain game online.
"Dulu memang suka IT dari SMP karena memang dari kecil suka main game, game Ding Dong. Terus di SMP suka IT, mendalami IT," ungkap Tyovan.
Pria asal Wonosobo itu menceritakan, saat itu ia membutuhkan uang, karena ia sering pergi ke rental PS untuk bermain game.
Baca: Tak Hanya Filmnya, Game Dilan 1991 Juga Bikin Baper bahkan Trending di Google Play Store
Baca: Agustinus Ngamel Sebut Ikuti Perkembangan Sport Science Merupakan Hal Penting untuk Pelatih Atletik
Karena tak ingin uangnya habis, ia berniat untuk membuat game ciptaannya sendiri.
"Awalnya pengen bikin game, karena saya biasa main game di rental PS, nggak punya uang jadi nggak bisa beli PS sendiri.
"Jadi, kepikiran kok duit saya sering habis, karena sering buat bayar rental PS," cerita Tyovan.
Berawal dari sanalah dirinya memiliki ide untuk membuat game sendiri, dan mulai mendalami ilmu IT dan bahasa pemrograman.
"Abis itu saya kepikiran gimana caranya bisa dapat uang, tapi mungkin dari bikin game itu."
"Akhirnya saya cari tahu, kalau mau bikin game itu harus bisa IT, harus bisa bahasa pemrograman."
"Jadi saya coba pelajari bahasa pemrograman, bahasa IT," jelas Tyovan.
Mendengar cerita Tyovan, Najwa Shihab semakin penasaran dan bertanya "itu belajarnya di mana? Dulu di Wonosobo (fasilitas) lengkap?"
Mendengar pertanyaa Najwa, Tyo menjelaskan bahwa dirinya belajar secara otodidak melalui buku-buku di perpustakaan daerah dan di warnet, kala itu.
"Saya baca buku, terus kemudian lewat internet warnet. Jadi waktu SMA, setiap pulang sekolah saya ke perpustakaan daerah, terus lanjut ke warnet, belajar IT otodidak" cerita Tyo.
Baca: Mantan Kades Bawa Jasad Selingkuhannya Keliling Kota, Ini yang Terjadi di Dalam Mobil Sebelum Tewas
Baca: Disebut Diam Soal Dugaan Paedofilia, LBH Apik: Kami Deklarasi Bali Bebas Pelaku Paedofilia
Baca: Saat Hari Raya Nyepi, BPBD Bali Siagakan 7 Tenaga ESR dan 5 Tenaga Operator Crisis Center
Pria asal Wonosobo itu mengungkapkan bahwa dirinya bisa menghabiskan waktu berjam-jam di warnet untuk belajar bahasa pemrograman dan IT.
Dari proses inilah, Tyo menemukan sesuatu yang menarik dari dunia security di internet alias hacker.
"Jadi yang awalnya pengen bikin game, akhirnya malah menemukan sesuatu yang lebih seru, dunia security."
"Sempet nge-hack sana sini," cerita Tyovan.
Tak hanya itu, pemuda asal Wonosobo ini juga pernah mengukir prestasi di masa remajanya.
Saat masih duduk di bangku kelas 2 SMA, Tyo sudah berhasil membuat web sendiri yakni e-Wonosobo.com.
Menurut Tyo Web ini dibuatnya dengan tujuan untuk mempromosikan daerah Wonosobo ke kancah internasional.
Tak tanggung-tanggung dirinya mengakui bahwa, perilisan web ciptaannya ini dilakukan di hadapan para pejabat Pemkab Wonosobo kala itu. (*)
Artikel ini telah tayang di GridID dengan judul "Cerita Tyovan Ariwidagdo, Pria Asal Wonosobo yang Sempat Jadi Hacker Dunia yang Kini Sudah Insaf!"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tyovan-ariwidagdo-pria-asal-wonosobo-yang-sempat-jadi-hacker.jpg)