Hari Raya Nyepi

Saat Hari Raya Nyepi, BPBD Bali Siagakan 7 Tenaga ESR dan 5 Tenaga Operator Crisis Center  

BPBD) Provinsi Bali melalui UPTD Pengendalian Bencana Daerah (Pusdalops) tetap siaga dalam perayaan Hari Raya Nyepi pada 7 Maret 2019 mendatang.

Saat Hari Raya Nyepi, BPBD Bali Siagakan 7 Tenaga ESR dan 5 Tenaga Operator Crisis Center   
Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
Pusdalops BPBD Provinsi Bali 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali melalui Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Pengendalian Bencana Daerah (Pusdalops)  tetap siaga dalam perayaan Hari Raya Nyepi pada 7 Maret 2019 mendatang.

Adapun tenaga yang disiagakan, yakni tujuh orang Emergency Service Respons (ESR) berupa tenaga medis (dokter dan perawat) bersama sopir dan 5 Tenaga Operator Crisis Center yang bertugas menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk.

Dukungan personel yang bertugas tersebut juga didukung dengan melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan menyiagakan 4 (empat) unit mobil ambulans.

Baca: Mangku Pastika Ajak Umat Hindu Meningkatkan Kualitas Spiritual saat Nyepi

Baca: Jelang Nyepi, Pelabuhan Sanur ke Nusa Penida Alami Penurunan Wisatawan 5 -10 Persen

Hal itu tertulis dalam keterangan resmi dari BPBD Bali yang diterima oleh Tribun Bali pada Selasa (5/3/2019).

Dijelaskan dalam keterangan tertulis itu, BPBD Bali memakai sistem (rumus) 247 yang artinya tidak pernah berhenti atau libur dalam melaksanakan tugas kemanusiaan.

Tugas kemanusiaan itu terdiri dari kesiapsiagaan respons peringatan dini, pelayanan kegawatdaruratan bencana, seperti pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar, dan aktivasi sistem komando bencana yang dikendalikan Pusdalops, termasuk saat Nyepi

“Secara teknis, jika ada yang mengalami gangguan kesehatan, maka Tim ESR Pusdalops siap meluncur tanpa membunyikan sirine dengan berkoordinasi dengan pecalang setempat untuk penanganan pertama dan dapat diantar ke rumah sakit terdekat,” jelas keterangan itu.

Baca: Saat Nyepi LPJU Dipadamkan Pukul 24.00 Wita, Jika Ada yang Masih Menyala Hubungi Nomor-Nomor Ini

Baca: Saat Nyepi, Pihak RSUP Sanglah Tak Ingin Internet Dimatikan untuk Rumah Sakit

Ada pula berbagai fasilitas pendukung untuk pelaksanaan tugas dimaksud seperti alat komunikasi Radio HT (internal).

“Layanan internet masih tersedia buat kami di Pusdalops baik petugas operasional maupun untuk pimpinan BPBD (Kalaksa, untuk kebutuhan Komando & Koordinasi),” tulisnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved