Wiki Bali

TRIBUN WIKI - Bunga yang Tak Boleh Digunakan untuk Sesajen Upacara Umat Hindu

Bagi umat Hindu di Bali, bunga merupakan sarana sesajen dan persembahyangan atau ritual yang sangat penting dan tidak bisa dilepaskan

TRIBUN WIKI - Bunga yang Tak Boleh Digunakan untuk Sesajen Upacara Umat Hindu
istimewa
Ilustrasi foto tidak terkait berita. 

3. Bunga yang gugur atau jatuh dengan sendirinya

Bunga yang gugur biasanya juga sudah layu, dan ketika jatuh apalagi dalam jangka waktu yang lama maka sudah tidak bersih lagi.

Baca: Drainase Jalan Pulau Galang Denpasar Dipenuhi Sampah Plastik

Baca: Ikut Aksi Peringati HPI, FSPM Soroti Ketidaksetaraan antara Pekerja Laki-laki dan Perempuan

4. Bunga yang tumbuh di kuburan

5. Bunga yang dimakan semut atau ulat

Alasan pelarangan menggunakan bunga yang sudah dimakan semut atau ulat sebenarnya sangat logis.

Tentu jika sudah pernah dimakan oleh semut atau ulat, bunga tidak lagi bersih dikarenakan bisa saja sudah terdapat kotoran ulat atau semut tersebut.

Baca: Ada Praktik Kontrak Ilegal Lapak Pasar Badung

Baca: Ingin Ulang Raihan Medali, Atlet Petanque Denpasar Targetkan Emas di Porprov 2019

6. Bunga tulud nyuh atau jempiring alit

Bunga ini dilarang digunakan karena terdapat mitos tidak mendapatkan penglukatan dari Dewa Siwa.

Hal ini termuat dalam Lontar Aji Yanantaka.

7. Bunga turuk umung atau kedukduk

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved