Truk Mogok Bikin Jalur Gilimanuk-Denpasar Macet 12 Jam; Sopir Kabur, Kernet Ditinggal

Sebuah truk mogok akibat kampas remnya habis, yang menyebabkan gangguan lalu lintas di jalur ramai Gilimanuk-Denpasar

Truk Mogok Bikin Jalur Gilimanuk-Denpasar Macet 12 Jam; Sopir Kabur, Kernet Ditinggal
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Proses evakuasi truk mogok di Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (9/3/2019). Truk kelebihan muatan tersebut diketahui mengangkut besi dan snack. 

"Truknya kelebihan muatan juga. Kapasitas normal untuk tronton di bawah 20 ton. Namun ini mengangkut di atas 20 ton," ujar Iptu Made Sukiarta.

Sementara itu, Joharman (30) kuasa perwakilan dari pemilik kendaraan, menyebutkan sopir yang kabur membawa uang tunai sebesar Rp 6 juta.

"Saya dikasih tau bos saja, katanya sopirnya kabur. Sopirnya yang kabur juga bawa kabur uang sekitar 6 jutaan itu. Kernetnya ditinggal di sini," ucapnya.

Akibat truk mogok yang terjadi di jalur Gilimanuk-Denpasar ini arus lalu lintas terhambat hingga Sabtu (9/3/2019) sore.

Macet 12 Jam
Selain truk mogok yang ditinggal kabur sopirnya tersebut, kemacetan panjang dan lebih parah terjadi pada Sabtu (9/3/2019) pagi hingga sore di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.

Kemacetan itu akibat mogoknya sebuah truk lain yang kelebihan muatan. Tempat kejadian hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi truk mogok yang ditinggal kabur sopirnya tersebut.

Berdasarkan informasi yang Tribun Bali himpun, diketahui truk mogok di Kerambitan itu bermuatan besi tower seberat 12 ton dan snack sebanyak 1 ton yang berasal dari Surabaya, dan hendak menuju Denpasar.

Saat ditemui di lokasi kejadian pada Sabtu (9/3/2019) siang, Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa menuturkan bahwa kemacetan sudah berlangsung selama 10 jam mulai Sabtu dini hari pukul 04.00 Wita.

"Sekarang sedang upaya evakuasi truk yang mogok, karena tidak kuat menaiki tanjakan. Bebannya melebihi kapasitas, normalnya bermuatan 7 ton tetapi ini bermuatan 13 ton," kata Kapolres.

"Pada saat di tanjakan ini, truk mundur, lantas dibelokkan oleh sopirnya sehingga tidak meluncur namun kemudian mogok," imbuh dia.

Halaman
123
Penulis: Noviana Windri
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved