Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pelihara Ular Piton sampai 12 Ekor, Oka Harus Sering Mandikan dan Berhati-hati saat Ularnya Birahi

Ketut Oka Widhiartana, lelaki kelahiran Denpasar, 21 oktober 1993 ini malah memelihara ular piton di rumahnya.

Tayang:
Tribun Bali/Putu Supartika
Ketut Oka Widhiartana bersama ular peliharaanya 

Tak hanya sang ayah, ibunya sendiri juga suka bermain dengan ular, sehingga otomatis dukungan dari keluarganya pun sangat bagus untuk meneruskan kegemarannya ini.

“Bapak memang senang melihara, tapi ular-ular liar yang ditangkap. Sekarang lebih memperdalam lagi sampai sekarang masih lebih ke ternaknya dan juga untuk edukasi. Ini juga karena faktor keluarga ikut mendulung sehingga tidak ada kendala,” katanya.

Baca: Tes Kepribadian: 5 Jenis Phobia Ini Ungkap Karakter Orangnya, Kamu Takut Ketinggian?

Baca: Meski Aneh, 8 Pekerjaan Ini Benar-Benar Ada di Dunia, Seperti Pengendus Aroma Tissue

Melihat kegemaran sang ayah menangkap ular, ia pun belajar menangkap ular kecil, memeliharanya dan jadi jinak.

Dan sejak tujuh tahun belakangan, ia bergelut lebih serius untuk memelihara ular ini.

Usia ular yang dipeliharanya kini bervariasi, mulai dari usia 8 tahun, 6 tahun, 5 tahun, hingga yang termuda berusia setahun.

Bahkan ada cerita menarik dari ular miliknya ini.

Ketika salah satu ularnya ditimbang, beratnya capai 99 kg.

Hal itu membuat timbangan tersebut jebol.

Tak mudah untuk memelihara ular ini walaupun sudah jinak.

Selain mengeluarkan uang untuk membeli makanan juga harus sering memandikannya.

“Seminggu sekali saya mandikan ular ini, dikasi shampo. Jika tidak bau karena kencingnya baunya lumayan keras,” katanya.

Baca: Ular Piton 3 Meter Ditemukan di Jalan Tukad Pakerisan, BPBD Akan Serahkan Pada Pencinta Reptil

Pemeliharaan ular ini susah-suah gampang, namun dikarenakan hobi, dirinya merasa tidak terbebani.

“Karena hobi dibawa happy saja, makan sebulan dan paling cepat dua minggu sekali. Kalau kesehariannya paling cuma dikasi air baskom di kandang. Ular bisa tahan lama tanpa makan karena bisa menyimpan makanan,” katanya.

Sekali makan, satu ekor ular memerlukan 12 kg daging ayam atau 7 ekor ayam broiler.

Kadang untuk menghemat biaya ia membeli ayam yang baru mati dan masih hangat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved