700 Ribu Pengunjung dalam Setahun, Kebun Raya Bedugul Kini Kembangkan Tanaman Begonia

Tanaman yang dikembangbiakan sebagain besar dari tumbuhan yang berada di daratan tinggi Indonesia bagian Timur

700 Ribu Pengunjung dalam Setahun, Kebun Raya Bedugul Kini Kembangkan Tanaman Begonia
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana di Kebun Raya Eka Karya Bali atau yang lebih terkenal dengan nama Kebun Raya Bedugul di Kecamatan Baturiti, Tabanan, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kebun Raya Eka Karya Bali Bedugul di Baturiti, Tabanan, kini memiliki taman baru yang disebut Taman Surya Nirwana.

Taman ini didesain sedemikian rupa dengan konsep Eropa dan nuansa Bali. Selain menawarkan keindahan, taman pun sangat intagramable.

Keberadaan taman  tersebut cukup mendongkrak angka kunjungan ke Kebun Raya Bedugul. Dalam setahun,  wisatawan yang datang bisa mencapai 700 ribu kunjungan.

Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali LIPI, Bayu Adjie menyatakan, saat ini Kebun Eka Karya Bali mengkoleksi tumbuhan sekitar 2.500 jenis.

Tanaman yang dikembangbiakan sebagain besar dari tumbuhan yang berada di daratan tinggi Indonesia bagian Timur. 

Bayu menyebutkan, koleksi tanaman langka diantaranya jenis anggrek kasut hijau (Paphiopedilum javanicum) dan jenis anggrek hantu (Taeniophyllum).

Kemudian tanaman palem, bunga bangkai dan untuk jenis tanaman upacara adat yang langka adalah majegau (dysoxyllum meliaceae).

"Saat ini kami mengembangkan beberapa varietas unggul. Beberapa kita silangkan dan menjadi varietas baru yang kemudian akan dikomersialkan, seperti tanaman begonia. Saat ini kami sudah berhasil silangkan dan nantinya dikembangkan untuk masyarakat," ujar Bayu, Selasa (16/7/2019). 

Dia menjelaskan, tanaman koleksi tak boleh diganggu gugat atau dikomersialkan karena murni untuk konservasi.

"Saat ini kita punya tamannya untuk Begonia, tanaman jenis ini memiliki keindahan daun dan bunganya," katanya. 

Begonia ini, kata dia, merupakan tanaman hias dan sudah lama ada di Kebun Raya Bedugul.

"Kami khususkan di lahan 500 meter persegi, dan ini nantinya kami akan kembangkan dengan cara silangan," imbuhnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved