Gempa Bali 5,8 SR: Dua Siswa & Satu Guru Tertimpa Runtuhan, 45 Bangunan Rusak

Para guru dan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, berhamburan ke luar kelas saat gempa bumi berkekuatan 5,8 SR

Gempa Bali 5,8 SR: Dua Siswa & Satu Guru Tertimpa Runtuhan, 45 Bangunan Rusak
Tribun Bali/Zaenal Arifin
DIGUNCANG GEMPA - Pecahan genteng berserakan di halaman SDN 1 Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Selasa (6/7/2019) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Para guru dan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, berhamburan ke luar kelas saat gempa bumi berkekuatan 5,8 SR dengan kedalaman 104 kilometer mengguncang sebagian wilayah Bali, Selasa (16/7) pukul 08:18:36 Wita pagi.

Gempa yang berpusat di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana ini menyebabkan dua siswa dan 1 guru SDN 1 Ungasan luka-luka tertimpa runtuhan.

Sementara total terjadi kerusakan di 45 titik seluruh Bali.

Saat gempa terjadi, siswa kelas 1 SDN 1 Ungasan tengah mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Baru juga dimulai, gempa bumi mengguncang hingga membuat guru beserta siswa lari berhamburan selamatkan diri.

“Baru mau penyampaian kegiatan MPLS, terasa gempa. Kita berhamburan semua. Bahkan mic yang dipegang tadi langsung dilempar. Kami kaget dan semuanya panik,” tutur Kepala SDN 1 Ungasan, Ni Made Asri, kepada Tribun Bali.

SDN 1 Ungasan termasuk paling parah mengalami kerusakan akibat gempa yang mengejutkan krama Bali di pagi hari itu. Plafon di sejumlah ruang kelas serta genteng berjatuhan.

Dari pantauan Tribun Bali, tampak pecahan genteng berserakan di halaman sekolah. Sejumlah ruang kelas tampak berantakan, dan plafonnya jebol.

Dua siswa dan seorang guru mengalami luka ringan di kepala tertimpa runtuhan genteng, karena saat gempa mereka tengah berada di dalam ruangan kelas.

Guru yang menjadi korban bernama Ni Nengah Sukensi. Guru kelas I ini mengalami luka robek di kepala dan dilarikan ke Puskesmas Ungasan lalu dirujuk ke Gangga Medika, Jimbaran. Sedang dua siswa yang terluka di kepala adalah Gading Eka Paksi dan Suryawati yang ditangani di Puskesmas. 

“Ibu guru kelas 1 kami tengah berada di dalam kelas saat itu kena runtuhan genteng. Dua siswa lainnya juga terkena runtuhan genteng dan langsung kita bawa ke Puskesmas untuk penanganan medis,” terang Made Asri.

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved