Nelayan Hilang

'Seharusnya Sekitar 40 Detik Sudah Muncul', Made Pinca Hilang Saat Menyelam di Kedalaman 6 Meter

Korban Made Pica mulanya berangkat bersama 12 nelayan lainnya yang tergabung dalam kelompok Arta Bakti Baruna.

'Seharusnya Sekitar 40 Detik Sudah Muncul', Made Pinca Hilang Saat Menyelam di Kedalaman 6 Meter
TRIBUN BALI/RATU AYU ASTRI DESIANI
Petugas gabungan mencari korban Made Pica yang menghilang saat menyelam untuk memindahkan tali rumpon, di periaran Desa Bondalem, Minggu (11/8/2019).

'Seharusnya Sekitar 40 Detik Sudah Muncul', Made Pinca Hilang Saat Menyelam di Kedalaman 6 Meter

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kasus nelayan hilang kembali terjadi.

Kali ini Made Pica Antara (45) nelayan asal Banjar Dinas Celagi Bantes, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng dikabarkan hilang di perairan Desa Bondalem, yang dikabarkan hilang pada Minggu (11/8) sekira pukul 04.30 wita.

Korban Made Pica mulanya berangkat bersama 12 nelayan lainnya yang tergabung dalam kelompok Arta Bakti Baruna.

Mereka mencari ikan di rumpon, yang jaraknya sekitar 14 mil dari bibir pantai.

Prajurit Yonzipur 18/YKR Persembahkan 12 Ekor Hewan Kurban, Begini Kebersamaan Saat di Asrama

WN Belanda Tanpa Dokumen Dideportasi

Arya Wedakarna Bereaksi Tempat Suci Dilecehkan, Langsung Kirim Pesan Khusus Pada Pelaku

Sepasang Bule Lecehkan Tempat Suci Umat Hindu, Pengelola Monkey Forest Ubud Siapkan Langkah Ini

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Trans7 MotoGP Austria 2019, Bisa Nonton di Smartphone

Setibanya di rumpon, korban Made Pica bertugas untuk memindahkan tali rumpon.

Ia menyelam di kedalaman sekitar enam meter. Sementara nelayan lainnya menunggu di atas rumpon dan di atas perahu.

Namun setelah ditunggu hingga satu menit, korban Made Pica rupanya tak kunjung kembali ke permukaan.

Atas hal tersebut, seluruh rekan-rekan korban bergegas melakukan pencarian di sekitar rumpon, serta melaporkan hal ini ke aparat kepolisian.

"Kami tidak berani turun (menyelam,red). Kami hanya melakukan pencarian dari atas. Sudah kami senter-senter, namun korban tidak kelihatan," ujar Gede Minggu (64), satu di antar rekan korban yang ikut melaut.

Hingga berita ini ditulis, korban Made Pica belum ditemukan. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Sunarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved