Terkendala Anggaran, Rencana Pemasangan Pagar Pengaman di Devil Tears Lembongan Ditunda
Rencana Pemkab Klungkung membangun pagar pembatas di objek wisata Devil Tears Nusa Lembongan tahun ini harus tertunda
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Widyartha Suryawan
Kecelakaan fatal yang menyebabkan korban jiwa sering terjadi karena wisatawan kerap berfoto tanpa mengindahkan keselamatan mereka.
Selain Devil's Tear, beberapa objek wisata lain di Nusa Penida juga rawan kecelakaan, karena berada di atas tebing terjal seperti Pantai Klingking, Broken Beach, dan Angel Billabong di Desa Bunga Mekar.
Termasuk Pantai Atuh, Bukit Molenteng dan Diamond Beach.
"Penataan termasuk pemasangan pagar pengaman di objek wisata lain juga terganjal status lahan. Banyak lahan di sekitar destinasi itu sudah jadi hak milik pribadi," ungkap Sukasta.
Citra Pariwisata
Permasalahan keamanan wisatawan di Nusa Penida ini juga mendapatkan atensi dari Anggota DPRD Klungkung, I Made Jana.
Politikus asal Desa Pejukutan, Nusa Penida ini mengatakan, masalah keamanan dan kenyamanan wisatawan jika tidak diperhatikan bisa berimbas terhadap citra pariwisata.
Terlebih di era teknologi serba canggih, informasi bisa dengan cepat diakses hingga di luar negeri.
“Perlu dinergitas antar semua pihak untuk menyikapi masalah ini, karena insiden kecelakaan ini bisa berdampak negatif terhadap citra pariwisata,” ujar Made Jana beberapa waktu lalu.
Politikus Partai Demokrat ini mengatakan, berbicara keselamatan maka tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah saja.
Namun perlu adanya sinergitas pelaku parwisata dan masyarakat. Karena dengan pemasangan papan imbauan saja tentu masih belum optimal yang terpenting ada pengawasan langsung kepada wisatawan yang berkunjung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/devils-tear-di-pulau-lembongan-nusa-penida.jpg)