PN Denpasar Tunjuk Majelis Hakim, Sudikerta Cs Disidang 12 September 2019

Ketiga tersangka tersebut akan segera menjalani persidangan atas dugaan pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar

PN Denpasar Tunjuk Majelis Hakim, Sudikerta Cs Disidang 12 September 2019
Tribun Bali/Rizal Fanany
Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta menjalani proses pelimpahan tahap ll di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Denpasar, Rabu (31/7/2019). PN Denpasar Tunjuk Majelis Hakim, Sudikerta Cs Disidang 12 September 2019 

PN Denpasar Tunjuk Majelis Hakim, Sudikerta Cs Disidang 12 September 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar telah melimpahkan berkas tersangka mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar beberapa hari lalu.

Tidak hanya Sudikerta, berkas dua tersangka lainnya, yakni tersangka I Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung juga telah dilimpahkan.

Ketiga tersangka tersebut akan segera menjalani persidangan atas dugaan pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar itu, dengan korbannya, bos Maspion Grup, Alim Markus.

Dikonfirmasi, Hakim sekaligus Humas PN Denpasar, Dewa Budi Watsara mengatakan, setelah menerima berkas para terangka dari Kejari Denpasar, Ketua PN Denpasar kemudian menunjuk majelis hakim untuk menyidangkan perkara itu.

Majelis hakim terdiri dari Esthar Oktavi, Kony Hartanto, dan Heriyanti.

Ketiganya merupakan hakim satu paket yang biasa sidang dalam satu ruangan di PN Denpasar.

"Semuanya majelis hakimnya sama karena perkaranya split (berkas terpisah)," jelasnya, Jumat (6/9/2019).

Dipilihnya hakim Esthar Oktavi dkk, kata Budi Watsara tidak ada pertimbangan khusus.

Meski perkara ini banyak menyita perhatian publik.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved