PGConf.ASIA 2019 Digelar di Bali Sebagai Upaya Menumbuhkan Ekosistem Open Source

PostgreSQL Conference (PGConf.ASIA 2019) konferensi tingkat dunia tentang seluruh aspek software database open source PostgreSQL

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Wagub Bali secara resmi membuka PGConf.ASIA 2019 di Grand Inna Bali Beach Sanur Hotel, Denpasar, Bali, Senin (9/9/2019). PGConf.ASIA 2019 Digelar di Bali Sebagai Upaya Menumbuhkan Ekosistem Open Source 

“Perlu dibangun sebuah ekosistem bisnis yang lebih baik bagi PostgreSQL agar bisa digunakan pada pasar lebih luas dan besar,” tambahnya.

Menurut Julyanto Sutandang, ketidaksiapan komponen bisnis membuat laju pengadopsian PostgreSQL tidak secepat harapan.

Seiring bertumbuhnya software open source di sektor bisnis, maka meningkat pula kebutuhan akan para ahli PostgreSQL.

Perhelatan PGConf.ASIA 2019 di Indonesia, selain untuk melakukan interaksi antara hacker dan bisnis enterprise, diharapkan ekosistem PostgreSQL dan open source dapat bertumbuh di Indonesia.

Dan yang tidak kalah penting adalah PGConf.ASIA 2019 dapat menguntungkan bisnis enterprise sebagai pasar dan akademisi yang menghasilkan sumber daya TI terbaik di tanah air.

PostgreSQL adalah sistem database open source yang sudah dikembangkan secara aktif selama lebih dari 21 tahun dengan arsitektur yang telah terbukti dan memiliki reputasi kuat untuk keandalan dan integritas data.

PostgreSQL berjalan pada seluruh sistem operasi besar termasuk Linux, UNIX (AIX, BSD, HP-UX, SGI IRIX, macOS, Solaris, Tru64), dan Windows.

PostgreSQL bersifat open source sehingga bebas digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan oleh siapapun serta dalam bentuk apapun, baik tertutup maupun terbuka.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved