Badung Terapkan Sanksi Administratif untuk Penggunaan Kantong Plastik

Menyikapi adanya oknum yang mengatasnamakan diri dari petugas yang melaksanakan sidak di masyarakat yang kedapatan berbelanja masih menggunakan kanton

Badung Terapkan Sanksi Administratif untuk Penggunaan Kantong Plastik
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
I Putu Eka Merthawan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pengurangan kantong plastik di Kabupaten Badung kini terus dilakukan.

Bahkan dalam menerapkan Peraturan Bupati Badung Nomor 47 Tahun 2018 itu, pemerintah setempat akan memberikan sanksi administratif.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan I Putu Eka Merthawan, Selasa (17/9/2019) kemarin.

Menyikapi adanya oknum yang mengatasnamakan diri dari petugas yang melaksanakan sidak di masyarakat yang kedapatan berbelanja masih menggunakan kantong plastik atau kresek, pihaknya mengaku di Badung tidak ada seperti itu.

Menurutnya, kabar tersebut akan meresahkan masyarakat dengan adanya denda-denda tersebut.

Agar Tak Ganggu Wajah Kota, Calon Perbekel di Denpasar Dilarang Pasang APK Sendiri

Setelah Sahkan UU KPK, Kini Pemerintah dan DPR Sepakat Permudah Pembebasan Bersyarat Koruptor

“Di Badung kami berikan sanksi administratif, tidak ada denda, seperti kabar yang beredar di lapangan,” katanya kemarin.

Eka Merthawan menambahkan, dalam Peraturan Bupati secara tegas disampaikan yang disasar adalah sumber kantong plastik, yaitu toko dan jasa usaha lainnya.

Apabila melanggar sudah ditetapkan dalam Perbup dengan pembinaan secara tertulis.

Bahkan pihaknya mengatakan, jika dalam jangka waktu satu bulan semenjak dikeluarkannya pembinaan secara tertulis tersebut masih melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi administratif.

Selanjutnya, dalam jangka waktu satu bulan dari pemberian sanksi administratif.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved