Kadek Pilipus Akui Cabuli 3 Anak Panti Asuhan di Buleleng, Terungkap Fakta Mengejutkan Ini

Masih ingat dengan kasus pencabulan yang terjadi di salah satu panti asuhan, di Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali?

Kadek Pilipus Akui Cabuli 3 Anak Panti Asuhan di Buleleng, Terungkap Fakta Mengejutkan Ini
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menggiring Kadek Pilipus, pelaku pencabulan terhadap tiga anak panti, ke sel tahanan Mapolres Buleleng, Senin (7/10/2019). 

Pilipus Cabuli Tiga Anak Panti

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Masih ingat dengan kasus pencabulan yang terjadi di salah satu panti asuhan, di Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali?

Pelakunya, bernama Kadek Pilipus (44) yang tak lain adalah ketua yayasan panti asuhan tersebut.

Kadek Pilipus kini telah diamankan oleh aparat satuan reskrim Polres Buleleng.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Pilipus telah mencabuli sebanyak tiga orang anak pantinya, dengan inisial masing-masing N yang saat itu masih berusia 16 tahun, R (14) dan S (12).

Pilipus mencabuli ketiga korban sejak 2011 lalu, sebanyak kurang lebih 10 kali.

BREAKING NEWS! Pria Jakarta Bunuh Diri di Hotel, Tulis Wasiat: Aku Minta Debuku Dibuang ke Laut Bali

Seperti diketahui, tersangka Pilipus merupakan ketua yayasan di panti asuhan tersebut.

"Ya saya cabuli di kamar mandi, di kamar, di studio musik. Kejadiannya semua malam-malam," ucap Pilipus ditemui di Mapolres Buleleng, Senin (7/10/2019).

Sementara KBO Reskrim Polres Buleleng, Iptu Dewa Sudiasa mengatakan, Pilipus ditetapkan sebagai tersangka sejak Jumat lalu.

Nyaris Terjadi Bentrok Geng Remaja Pekan Lalu, Polisi Indikasikan Keberadaan Geng Ini di Klungkung

Sejauh ini ditegaskan Iptu Sudiasa, jumlah korban hanya tiga orang.

"Jika ada yang merasa telah dicabuli oleh pelaku, mohon segera dilaporkan kepada kami," katanya. 

Kini, Pilipus pun diancam dengan Pasal 82 ayat (1) UURI No 35 Tahun 2014, Perubahan atas UURI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 5 Miliar. (*) 

 
 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved