Dewan Ragukan Kinerja Pegawai Tidak Tetap, Kenaikan Gaji Tak Mau Dinikmati Pegawai Hobi Bolos

DPRD Bangli menanggapi wacana Pemkab Bangli meningkatkan upah bulanan tenaga kontrak untuk tahun depan.

Dewan Ragukan Kinerja Pegawai Tidak Tetap, Kenaikan Gaji Tak Mau Dinikmati Pegawai Hobi Bolos
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
I Nengah Darsana saat ditemui Jumat (11/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - DPRD Bangli menanggapi wacana Pemkab Bangli meningkatkan upah bulanan tenaga kontrak untuk tahun depan.

Dewan tak mau apabila kenaikan upah nantinya dinikmati oleh pegawai yang kerap membolos.

Anggota DPRD Bangli, Nengah Darsana mengatakan, sejatinya ia setuju dengan wacana kenaikan gaji ini.

Asal pemberian ditujukan untuk tenaga kontrak yang kinerjanya baik.

Untuk guru tidak tetap (GTT), ia tak ragu dengan kinerjanya. Namun untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT), ia menyangsikan.

“Kami mendapatkan data sekian jumlah PTT dan GTT. Data itu benar, tapi mana sih orangnya. Aktif tidak mereka melakukan tugas dan fungsi sebagai seorang PTT,” ujar politisi Partai Golkar ini, Jumat (11/10/2019).

SDM Mayoritas SD dan SMP, Menkeu Sebut Daya Saing RI Turun

Didiagnosis Menderita Autoimun, Ashanty Sering Curhat ke Krisdayanti

Ia memaklumi kenaikan upah diperuntukkan bagi para GTT karena dinilai memiliki semangat kerja di masing-masing sekolah.

Jumlah PTT dan GTT di Bangli saat ini sebanyak 1.702 orang. Dengan jumlah tersebut, kisaran anggaran yang dibutuhkan untuk menaikkan gaji mereka agar paling tidak menyentuh angka upah minimum regional (UMR) senilai Rp 44,9 miliar.

“Yang namanya PTT mana orang-orangnya ini, apakah yang seperti ini kita naikkan? Sementara beban (keuangan) pemerintah daerah sangat luar biasa, lagi dibebani oleh orang-orang yang makan gaji buta seperti ini (PTT yang suka membolos),” ucapnya.

“Skup kecil saja di sekretariat DPRD Bangli. Kami sudah akan menggelar rapat saja masih barat-burut, meja belum disiapkan. Mana orang-orangnya ada tidak? Bila perlu apel akbar sekalian di lapangan biar kita tahu orang-orangnya,” imbuhnya.

Satu-satunya dari Asia, Ratu Tisha Sebut Indonesia Berpeluang Besar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Cerita di Balik Penusukan Kapolsek yang Menolong Wiranto, Tak Sadar Ditusuk Sampai Darah Merembes 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved