2 Jaringan LP Kerobokan Tertangkap, Predi dan Yogi Diperintah dari Dalam Lapas

Ini merupakan kejadian kali kedua sejak sepekan terakhir yang mana narkoba itu bersumber dari Lapas Kerobokan.

2 Jaringan LP Kerobokan Tertangkap, Predi dan Yogi Diperintah dari Dalam Lapas
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Petugas saat menggiring Predi (kiri) dan Yoga (kanan) untuk dihadirkan dalam pengungkapan kasus narkoba di Polres Bangli, Jumat (18/10/2019). 

Sedangkan tersangka Yogi merupakan karyawan perusahaan ikan di wilayah Benoa.

“Yogi ini seorang pecandu. Dia perannya menemani, namun dia juga tahu tujuan rekannya ke Bangli adalah untuk memindahkan narkoba. Sedangkan Predi, selain peluncur dia juga seorang pecandu sejak tahun 2017,” ujarnya.

Rekapan Lengkap Hasil Denmark Open 2019: Praveen/Melati Tumbangkan Penguasa Ganda Campuran

Nasib Malang Nenek Arpah, Ditipu Tetangga hingga Jual Tanah Seharga Rp 300 Ribu

Diungkapkan pula, sabu-sabu tersebut didapatkan dari seseorang berinisial PL yang mendekam di Lapas Kerobokan, Denpasar.

Ini merupakan kejadian kali kedua sejak sepekan terakhir yang mana narkoba itu bersumber dari Lapas Kerobokan.

Iptu Sudiarna menegaskan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lanjutan bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait kasus ini.

“Ini untuk menindaklanjuti apa yang kami dapat di lapangan agar bisa dikembangkan baik dari Jajaran Polres, maupun Polda Bali,” jelasnya.

Perjuangan Ni Luh Arick Istriyanti, Dirikan Komunitas Ekspresi untuk Bantu Anak-Anak Belajar

C151 Smart Villas Seminyak Berikan Promo Flash Sale 70% hingga November

Ancaman 20 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, Predi dan Yoga dijerat dengan pasal primer 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, serta denda maksimal Rp 10 miliar.

Di samping juga pasal subsidair 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika jenis shabu, Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dan precursor narkotika.

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 111 hingga pasal 126 dan pasal 129, pelakunya dipidana dengan pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan sebagai dimaksud dalam pasal-pasal tersebut,” tandas Kasat Narkoba Polres Bangli, Iptu I Gede Sudiarna. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved