Target PAD Tabanan 2020 Dirancang Turun, Dewan Minta Rincian Pendapatan

Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan menggelar rapat pembahasan Ranperda tentang APBD Tabanan 2020

Target PAD Tabanan 2020 Dirancang Turun, Dewan Minta Rincian Pendapatan
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana rapat pembahasan Ranperda tentang APBD Tabanan 2020 dan Ranperda tentang Penambahan Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan, Jumat (18/10/2019). Target PAD Tabanan 2020 Dirancang Turun, Dewan Minta Rincian Pendapatan 

Target PAD Tabanan 2020 Dirancang Turun, Dewan Minta Rincian Pendapatan

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan menggelar rapat pembahasan Ranperda tentang APBD Tabanan 2020 dan Ranperda tentang Penambahan Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan, Tabanan, Bali, Jumat (18/10/2019).

Rapat yang dipimpin Ketua Banggar, I Made Dirga dan berlangsung sekitar 1 jam 30 menit ini berlangsung cukup panas.

Sebab, banyak masukan dan kritik yang dilontarkan para anggota Banggar terhadap kondisi keuangan di Kabupaten Tabanan, karena pada sektor pendapatan 2020 justru ditarget lebih sedikit dibanding APBD 2019.

Menurut data yang diperoleh dari Tim Banggar, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD 2019 senilai Rp 398,2 miliar, dan untuk tahun 2020 ditarget Rp 388,4 miliar atau turun sekitar Rp 9,7 miliar.

Kemudian pada Dana Perimbangan juga menurun, di mana tahun 2019 dan RAPBD 2020 ada selisih mencapai Rp 466 juta lebih.

Dan pada Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah juga mengalami penurunan, di mana pada APBD 2019 senilai Rp 494,8 miliar lebih, dan mengalami penurunan Rp 26,8 miliar pada APBD 2020.

Sedangkan, kenaikan justru terjadi pada Belanja Daerah, di mana Belanja Tak Langsung tahun 2020 meningkat Rp 50,8 miliar Tahun 2020.

Begitu juga pada Belanja Hibah tahun 2020 naik hingga Rp 63,3 miliar lebih.   

Salah satunya adalah dari I Gusti Nyoman Omardani.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved