Bali United
Teco Marah Besar pada Wasit, Muncul Spekulasi Penunjukan Wasit
Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco sangat kecewa dengan wasit yang memimpin laga kontra Persela Lamongan
Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Budiarti
Coach Teco juga mengkritisi mepetnya jadwal para wasit.
"Kasihan wasit ini! Pasti capek, kerja satu hari sebelumnya, kemudian pakai pesawat ke Bali, lumayan jauh. Madura kota panas, pastinya butuh energi. Yang pilih wasit tak mengerti kanapa pilih wasit yang baru kerja dan memimpin di sini. Harusnya pilih wasit yang fresh," jelas pelatih asal Brasil ini.
• Pertahankan Opini WTP Tujuh Kali Berturut-turut, Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Kemenkeu
• Dinas PMD Sudah Terima Hasil Pilkel, Wali Kota Bakal Lantik Perbekel Terpilih 11 November Mendatang
Soal spekulasi wasit bermain untuk tim lain setelah melihat keputusannya yang banyak kontroversial, Teco mengaku tidak tahu.
“Yang pasti PSSI dan PT LIB harus pintar pilih wasit saat pimpin tim papan atas dan tim di zona degradasi, karena semua butuh poin dan butuh wasit pimpin yang fair," jelasnya.
Wasit Agus sendiri merupakan wasit Asprov PSSI Sleman.
Dan, di laga selanjutnya Bali United akan melawan PSS Sleman di Sleman, 6 November 2019 nanti.
Menurut Teco, jika wasit pimpin fair, tentu tidak ada spekulasi atau pemikiran yang mengkait-kaitkan laga Bali United melawan PSS Sleman.
“Ini spekulasi tapi lebih baik PSSI dan PT LIB pilih wasit yang benar supaya tidak ada spekulasi,” tandasnya.
Kapten Bali United, Fadil Sausu, juga mengeluhkan kepemimpinan wasit Agus Fauzan.
Banyak keputusannya yang kontroversial, namun saat ditanya tidak memberi jawaban.
"Saya sebagai kapten berhak komunikasi sama dia, tapi dia tak bicara apa-apa. Teman saya protes, tanpa sentuh dia langsung kasih kartu, seperti Nouri," tegas Fadil, yang juga kecewa wasit tak memberi penalti untuk Bali United.
• Dana Promosi Pariwisata Dipangkas 50 Persen Lebih, BPPD Pilih Mesadu ke DPRD Badung
• Suardana Tertusuk Keris Saat Ngurek, Alami Luka 5 Cm di Dada Hingga Tak Sadarkan Diri
Pada laga ini, Fadil sempat diplot sebagai bek kiri saat Pacheco diganjar kartu merah akibat melanggar Alex dos Santos.
Fadil menempati posisi Ricky Fajrin, yang digeser sebagai bek tengah menggantikan posisi Pacheco.
Sayang, Fadil terlihat kikuk bermain di posisi bek kiri. Meski posisi awalnya dia adalah bek kiri.
Sementara lini tengah menyisakan lubang alias kehilangan keseimbangan setelah ditinggal Fadil.
Alhasil, Persela mampu mencetak gol lewat tendangan jarak jauh Arif Satria.