Bahas 4 Raperda di Akhir Tahun 2019, DPRD Bali Lakukan Kunjungan Komisi Keluar Daerah

Dalam kunjungan komisi ini biasanya anggota dewan melakukan studi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan dibuat.

Bahas 4 Raperda di Akhir Tahun 2019, DPRD Bali Lakukan Kunjungan Komisi Keluar Daerah
Dokumentasi DPRD Bali
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali Gede Suralaga 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seluruh komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali melakukan kunjungan ke masing-masing daerah.

Komisi I dan II melakukan kunjungan ke Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, sementara Komisi III dan IV menyambangi Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali Gede Suralaga mengatakan, kunjungan komisi ini dilakukan sesuai dengan tupoksi yang dimiliki oleh masing-masing komisi.

"Sekarang ini mereka (anggota DPRD) melakukan kunjungan komisi namanya," kata Suralaga saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/11/2019).

Suralaga mengatakan, para anggota DPRD dalam melakukan kunjungannya ini berangkat pada Minggu (3/11/2019) dan akan kembali tiba di Bali pada Selasa (5/11/2019).

Dalam kunjungan komisi ini biasanya anggota dewan melakukan studi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan dibuat.

Apakah Cara Pandangmu Terhadap Uang Sudah Benar? Cek di Sini

Pemkot Denpasar Bangun Gedung Balai Penyuluhan KB, Habiskan Biaya Rp 600 Juta

Tiga Pengusaha dari Bogor Teken Kontrak dengan Mitra Dagang di Rusia

Selain itu, kunjungan seperti ini juga biasanya membandingkan berbagai aspirasi yang masuk dari masyarakat dan bagaimana penanganannya di daerah yang bersangkutan.

Seperti diketahui, DPRD Bali akan membahas sebanyak empat Raperda di akhir tahun 2019 ini.

Berbagai Raperda itu diantaranya tentang Raperda tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Tahun 2020 dan Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Berbasis Budaya Branding Bali Tahun 2019-2039.

Ada juga Raperda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum serta Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah Bali dan PT Penjamin Kredit Daerah Provinsi Bali.

Keempat Raperda ini diajukan ke DPRD Bali oleh Gubernur Bali Wayan Koster pada Rabu (30/10/2019) lalu. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved