2 Pengendara Motor Terlibat Laka Maut di Tabanan, 'Mepalu Jangkrik' Nyawa Pekak Ini Tak Tertolong

Nyawa I Gusti Nyoman Menteg (68) tak tertolong lagi saat dalam perjalanan menuju BRSU Tabanan, Selasa (5/11/2019) malam.

2 Pengendara Motor Terlibat Laka Maut di Tabanan, 'Mepalu Jangkrik' Nyawa Pekak Ini Tak Tertolong
Dok Polres Tabanan/Tribun Bali
Suasana di TKP pasca peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Penebel-Tabanan, Banjar Poh Gending Kawan, Desa Pitera, Kecamatan Penebel, Tabanan, Selasa (5/11/2019) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN -- Nyawa I Gusti Nyoman Menteg (68) tak tertolong lagi saat dalam perjalanan menuju BRSU Tabanan, Selasa (5/11/2019) malam.

Ia terlibat kecelakaan lalu lintas "mepalu jangkrik" dengan sepeda motor lain yang dikendarai oleh Putu Sugiantara (22) di Jalan Raya Penebel-Tabanan, Banjar Poh Gending Kawan, Desa Pitera, Kecamatan Penebel, Tabanan, sekitar pukul 18.30 Wita.

Kronologi Truk Bermuatan Beton 8 Ton Terguling di Tabanan, Arus Lalu Lintas Sempat Macet 2 Jam

BREAKING NEWS! Pemuda Asal Tabanan Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Denpasar, Ini Identitasnya

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat sepeda motor yang dikendarai Pekak Menteg melaju dari arah utara atau dari arah Penebel menuju Tabanan.

Sedangkan, sepeda motor yang dikendarai oleh Sugiarta dari arah berlawanan.

Saat itu lalulintas terbilang berjalan normal.

Namun, ketika hendak tiba di TKP, ia bermaksud mendahului tiga kendaraan yang ada di depannya dengan kecepatan tinggi dan mengambil haluan terlalu ke kanan, sedangkan saat itu Sugiantara melaju dari arah berlawanan sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.

Akibat kejadian tersebut, korban Gusti Nyoman Manteg asal Banjar Piling Kawan, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, mengalami luka robek pada kaki kiri, luka pada kepala belakang, patah pada tulang pipi dan patah tulang leher, dan meninggal dunia dalam perjalanan ke BRSU Tabanan.

Main ke Denpasar, Gede Juli Pulang dalam Keadaan Mabuk & Alami Kecelakaan, Begini Kondisinya Kini

Sementara itu, pengendara sepeda motor lainnya, Putu Sugiantara asal Banjar Yeh Biu, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, mengalami luka robek pada pipi kanan, dua buah gigi atas patah, keluar darah dari hidung dan telinga tidak sadarkan diri dan kemudian dirawat di BRSU Tabanan.

"Nggih, itu tabrakan depan lawan depan alias mepalu jangkrik.

Satu orang meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit dan satu orang lagi masih mendapatkan perawatan," kata Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Made Budiarta, Rabu (6/11/2019). (*) 

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved